Suara.com - Flyer atau poster rencana deklarasi 'LBP For RI 1' atau mendukung Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan maju jadi Presiden RI pada Pilpres 2024 beredar di sosial media. Namun, hal itu dibantah oleh pihak Luhut.
Juru bicara Luhut, Jodi Mahardi, mengatakan bahwa acara deklarasi tersebut bukan diadakan oleh pihaknya. Menurutnya, Luhut sudah menegaskan tidak akan mau untuk nyapres di 2024.
"Saya tegaskan itu bukan dari pihak Pak Luhut. Pak Luhut seperti disampaikan dalam beberapa kali kesempatan wawancara tidak mempunyai niat nyapres di 2024," kata Jodi kepada wartawan, Sabtu (7/8/2021).
Jodi menegaskan, kalau Luhut usai selesai menjalankan tugasnya sebagai menteri akan fokus kepada keluarga dan yayasan pendidikan yang dia punya.
Menurutnya, Luhut juga tidak akan sampai pasang baliho.
"Pak Luhut tidak akan dan tidak pernah pasang baliho atau menyebarkan selebaran sebagai Capres 2024 karena bisa mengukur diri," ungkapnya.
Lebih lanjut, Jodi mengatakan, Luhut kekinian masih fokus pada tugasnya sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali. Menurutnya, Luhut hanya fokus menjalankan amanah.
Beredar Flyer
Sebelumnya, di tengah pandemi covid masyarakat belum usai memperbincangkan soal baliho-baliho dari Ketua DPR RI Puan Maharani hingga Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Kekinian justru beredar flyer atau poster acara untuk mendeklarasikan Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) untuk jadi presiden RI.
Baca Juga: Rapat Bareng Menteri Luhut Terkait Covid-19, BEM Berikan Masukan Kritis
Dilihat oleh Suara.com flyer tersebut tersebar di media sosial. Terlihat dalam flyer terpampang tulisan besar 'LBP for RI 1'.
Deklarasi tersebut rencananya akan dilakukan pada 17 Agustus mendatang bertepatan hari kemerdekaan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.
"Indonesia harus mempunyai pemimpin yang tegas, cepat dan mengerti tentang negara. Itu semua ada di sosok Bapak Luhut Binsar Pandjaitan," tulis flyer tersebut seperti dikutip Suara.com, Sabtu (7/8/2021).
Saat dihubungi orang yang mengaku sebagai Koordinator Relawan deklarasi LBP For RI 1, Frans membenarkan adanya flyer tersebut. Ia mengatakan, pihaknya bakal melakukan deklarasi rencananya di Tugu Proklamasi.
"Iya betul (flyer yang beredar)," kata Frans saat dikonfirmasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia