Suara.com - Aksi cowok berniat melakukan prank kepada driver ojek online atau driver menjadi viral. Ia membagikan video nge-prank sang driver ojol yang sudah tua pada pukul 02.00 WIB dini hari.
Video ini dibagikan di akun TikTok @vikrannandarnaduwan milik sang cowok. Hingga berita ini dipublikasikan, video sudah disaksikan sedikitnya 10 juta kali dan 660 ribu tanda suka.
"Prank driver ojol yang udah tua tengah malam, rasain tuh bintang 1. #prank #prankojol," tulisnya sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Selasa (11/8/2021).
Dalam video, cowok itu sedang berdiri di depan gang rumah. Ia menunggu orderan dari ojol, dimana dirinya memesan makanan saat tengah malam.
Cowok ini memamerkan wajah driver ojol yang mengantarkan orderannya. Driver ojol itu ternyata sudah tua.
"Ngerjain ojol pukul 2 pagi. Kebetulan target pas nih orang tua bisa dikerjain."
Setelah menunggu lama, driver ojol itu akhirnya datang. Cowok itu kemudian menerima orderannya dan membayar dengan uang pecahan besar. Hal ini sengaja dia lakukan agar driver ojol kesulitan mencari kembalian.
"Lemot banget kalau motoran. Nah sampai juga. Sengaja pakai uang Rp 100 ribu biar susah kembaliin."
Beruntung, driver ojol memiliki kembalian, meski ia tampak kesusahan mencari uang dari berbagai kantong pakaiannya. Driver ojol itu pun pergi setelah mengantar pesanan.
Baca Juga: Viral Paket Berisi Ular Berbisa, Modus Kirim Piala Padahal Kobra
Namun, cowok ini malah mengeluh driver ojol yang dinilai tidak sopan saat memberikan kembalian. Disinilah sang cowok yang berniat memberikan bintang satu itu beraksi.
"Bapaknya gak sopan banget ngasihnya. Waktunya caci maki di room chat."
Namun, ia ternyata tidak benar-benar memberikan bintang satu. Sebaliknya, cowok ini memberikan tips sebesar Rp 30 ribu bagi driver ojol yang sudah pergi itu.
Ia memilih pilihan nominal tips itu lewat aplikasi ojol. Belum puas, cowok ini mengatakan akan memberikan review jelek bintang 1.
"Masih belum puas, tambah lagi kasih review jelek bintang 1."
Lagi-lagi, cowok ini menunjukkan ponselnya. Ternyata, ia tidak serius dan malah memberikan tambahan tips senilai Rp 50 ribu. Tak lupa, cowok ini memberikan bintang 5.
Berita Terkait
-
Viral Paket Berisi Ular Berbisa, Modus Kirim Piala Padahal Kobra
-
Viral Video Review Saldo di Medsos, Psikolog: Mengejar Ketenaran
-
Tiktoker Pamer Saldo Rekening 'Kurus', Komentar Ditjen Pajak Bikin Publik 'Sakit Perut'
-
Mengenal Apa Itu Saltena dan Cara Membuat Kue Viral Camilan Dua Lipa
-
Pengantin Datangi IGD usai Ijab Kabul, Panggung Pelaminan Jadi Sorotan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi