Kendati demikian, ibu ini tetap bertanya ke panitia PKH mengenai bantuan uang tunai. Tak disangka, panitia menjawab selama ini uang bantuan sudah dikirim ke sang ibu sebagai penerima PKH.
"Kemarin beliau tanya deh ke panitia PKH. Ternyata beliau masih dapat dan uangnya masuk selama 5 bulan ke belakang ini. Jadi entah hilang kemana."
Ibu ini pun menyadari bantuan tunai lenyap setelah sampai di ATM saudaranya.
"Dear manusia. Kita sama-sama lagi butuh yang namanya uang. Toh bilang aja kalau butuh banget mau minjem atau gimana, kalau bisa bantu pasti dibantu gitu loh."
Kisah menyesakkan itu langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menulis beragam hujatan mengenai saudara ibu tersebut, karena diduga melahap uang yang bukan menjadi hak nya.
"Astagfirullah, jangan pernah percaya tetanggamu! Yang kayak gini ujung-ujungnya pemerintah disalahin, tapi ibunya salah juga. Catatan buat ibunya kalau dapat bantuan ya ambil sendiri, jangan main titip gitu aja, kita gak tahu niat jahat orang kayak gimana," tegur warganet.
"Tolong nder kamu ajarin ibu-ibunya nya biar bisa pake ATM. Biar gak dijahatin orang lagi," pesan warganet.
"Kasih tau tetanggamu aja nder. Kalau sembakonya gak keluar, duit juga gak keluar. Begitu juga sebaliknya. Kalau ada salah satu yang gak keluar segera lapor ke satgaskin. Bapakku satgaskin. Alhamdulillah warganya gak ada kasus yang sampai kayak gini karena bapakku udah ngarahin kalau mau ambil duit," saran warganet.
"Rumus valid sejak awal peradaban manusia sampai sekarang: nitip duit pasti berkurang, nitip omongan pasti bertambah!" sindir lainnya.
Baca Juga: Lawak! Emak-emak Gabut, Naik Sapu Terbang: Hayu Olah Raga
"Jangan pernah percayain masalah duit ke saudara, daripada ngerusak silaturahmi. Mau itu bisnis, nitip, hutang, apapun sebisa mungkin hindarin," pesan warganet.
Berita Terkait
-
Lawak! Emak-emak Gabut, Naik Sapu Terbang: Hayu Olah Raga
-
Pasang Wifi Pararel Bareng Tetangga, Berakhir Emosi Ternyata Dipakai Bujang Sedesa
-
Istri Pasrah Dikado Lingerie, Kata Suami Biasa Saja Tapi Lubang Celana Tak Bisa Dipercaya
-
Buat Video TikTok di Zebra Cross Viral, Dua Wanita Ini Diamankan Polisi
-
Wanita Ini Izinkan Suami Kencan dengan Perempuan Lain, Malah Bikin Haru
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz