Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kekesalan seorang wanita usai pasang wifi secara paralel dengan tetangganya.
Dalam sebuah video yang diunggah di sebuah akun Tiktok, Minggu (8/8/2021) wanita tersebut bercerita bahwa ia memasang wifi di rumahnya dan digunakan secara paralel bersama dengan tetangga.
Suatu hari, saat ia sedang menggunakan internet, ia merasa kecepatan internet semakin melambat terlebih saat malam hari.
Ia sempat menduga ada gangguan teknis dari pihak penyedia jasa internet.
"Jadi WiFi gue model paralel, dengan tegangan lumayan gede, dipakai 3 rumah," tulis seorang warganet.
"Makin malam, makin lemot. Gue kira gangguan dari pihak Indih*me," lanjutnya.
Namun dugaannya ternyata keliru, ia terkejut ketika melihat status whatsapp tetangga yang memperlihatkan bahwa rumahnya dipakai untuk tongkrongan para bujang desa.
Ia pun curiga wifi yang dipasang secara paralel bersama tetangga turut dipakai oleh para bujang yang nongkrong di rumah tetangga tersebut, sehingga menjadi lambat.
"Gue lihat story whatsapp tetangga, nggak tahunya dipakai nongkrong bujang sedesa, ya ampun. Mana kabelnya gue yang tanggung, makin jelek kamar gue woy," ujarnya lagi.
Baca Juga: Viral Fenomena Ikan Berlompatan ke Darat di Banyuwangi Bukan Mistis, Begini Penjelasannya
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka ikut kesal dengan apa yang dialami wanita tersebut.
Ada juga yang meminta wanita tersebut untuk ikhlas berbagi dengan sesama.
"Gue yang pasang wifi tapi ngasih gratis ke tetangga sih slow aja," komentar salah seorang warganet.
"Kasih aja batas maksimal sesuai jumlah yang ada di dalam rumah. Atau wifi tersembunyi aja lebih enak," ujar warganet lain.
"Kasih password ke satu orang, yang pakai malah satu desa," komentar warganet.
"Berbagi itu indah, tapai kalau nyusahin mending nggak usah lah," sahut salah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Ngakak! Viral Video Emak-emak Naik Sapu Terbang Karena Gabut PPKM
-
Viral Fenomena Ikan Berlompatan ke Darat di Banyuwangi Bukan Mistis, Begini Penjelasannya
-
Heboh Piring Bekas Hajatan Dimasukkan Selokan, Publik: Pantas Amplop Diisi Rp 1000
-
Reaksi Wanita Lihat Suami Foto Bareng Mantan di Pelaminan Disorot: Auto Merenung
-
Viral! Nekat Gorok Leher Majikan Pakai Pisau Dapur, WNI Ditahan Polisi Taiwan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara