Suara.com - Peneliti Formappi Lucius Karus mengatakan, anggota DPR RI telah gagal mewakili rakyat yang kini tengah kesulitan menghadapi situasi akibat pandemi Covid-19.
Kegagalan itu terlihat dari kinerja DPR yang buruk, mulai dari menjalankan fungsi pengawasan dan anggaran di tengah pandemi. DPR yang semestinya hadir membantu rakyat di situasi sulit, justru bersikap sebaliknya.
"Faktanya alih-alih kemudian menunjukkan kinerja yang memadai terkait pelaksanaan fungsi, kita melihat dari hari ke hari hanya disibukan oleh berbagai kontroversi dari kejanggalan kebijakan atau keanehan perilaku DPR," kata Lucius dalam diskusi tentang evaluasi kinerja DPR secara virtual, Kamis (12/8/2021).
Lucius menyoroti beragam kontroversi yang ditimbulkan para anggota dewan semasa pandemi. Misalnya permintaan fasilitas khusus untuk penanganan Covid-19, hingga yang terbaru terkait pelaksanaan pernikahan anggota DPR yang melanggar kebijakan PPKM.
"Ini hal-hal yang membuat kita semua kemudian merasa bahwa sebagai wakil rakyat, DPR ini justru ini gagal hadir bersama rakyat di tengah situasi yang mana rakyat paling membutuhkan mereka di situasi sulit karena pandemi," ujar Lucius.
Sebelumnya Formappi menyampaikan hasil evaluasi kinerja DPR periode 2019-2024 yang sudah berjalan selama dua tahun. Dari hasil evaluasi, Formappi menyebut bahwa dua tahun belakang kinerja DPR terburuk.
Lucius menuturkan, jika sebelumnya kinerja DPR terburuk pasca reformasi ada pada periode 2014-2019, namun ternyata dua tahun pada periode setelahnya yang menjadi terburuk.
"Tapi tampaknya ada yang lebih buruk dari 2014-2019 itu dalam hal kinerja dan itu adalah DPR yang sekarang ini," tuturnya.
Menurutnya alasan menjadi yang terburuk ialah terlihat dari kinerja DPR yang baru berhasil mengesahkan 4 undang-undang prioritas. Belum lagi beragam kontroversi yang timbul akibat ulah para anggota dewan.
Baca Juga: Belum Berani Proses Azis Syamsuddin, MKD DPR Disebut Makin Tidak Berguna
"Itu sangat-sangat meprihatinkan. Kerja 2 tahun dari 100 sekian RUU Prioritas untuk 5 tahun, baru 4 diantaranya yang berhasil disahkan oleh DPR 2019-2024 ini," ucapnya.
Kinerja itu, kata Lucius, sangat jauh lebih sedikit dibanding DPR periode 2014-2019. Di mana pada dua tahun pertama sudah menghasilkan belasan RUU.
"Tahun pertama waktu itu sudah ada 6, tahun kedua ada 10 RUU. Jadi ada 16 RUU prioritas di DPR 2014-2019 di 2 tahun pertama kerja mereka," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter