Suara.com - Sebuah truk jungkit (dump truck) dengan nomor polisi B 9485 TYY menabrak tiang rambu lalu lintas dan separator jalan di jalan bawah (underpass) Letjen Suprapto, Senen, Jakarta Pusat karena diduga sopir mengantuk, Jumat dini hari.
"Akibatnya, tiang rambu lalu lintas penunjuk jalan patah dan hampir tumbang akibat hantaman kendaraan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kompol Lilik Sumardi saat dihubungi, di Jakarta, Jumat pagi.
Ia mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan, sopir bernama Edi Utomo (39) asal Wonogiri itu mengantuk sehingga lalai saat mengendarai truknya.
"Kata sopir dia mengantuk, terus setelah menabrak (tiang), baru sadar bahwa truk yang dikendarainya telah menabrak," kata Lilik.
Berdasarkan laporan, kendaraan truk jungkit itu dikemudikan oleh Edi dari arah timur ke arah barat Jalan Letjen Suprapto atau arah menuju Kwitang.
Tepat sebelum turunan jalan bawah Senen, kendaraan hilang kendali kemudian menabrak tiang rambu lalu lintas hingga patah dan beton taman yang berada di tengah jalan tersebut rusak akibat hantaman.
Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan pukul 00.30 WIB tersebut. Kerugian materi selain rambu lalu lintas dan beton taman, truk tersebut juga mengalami ringsek pada bagian depan.
"Sopir tidak mengalami luka. Tidak ada korban jiwa. Saat ini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Jakarta Pusat dan masuk kasus kecelakaan tunggal," kata Lilik. (Antara)
Baca Juga: Kecelakaan di Tugu Adipura Bandar Lampung, Mobil Tabrak Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK