Suara.com - Seorang wanita membagikan pengalaman nyesek saat pesta pernikahan yang sudah siap 100 persen terpaksa gagal di H-5 sebelum pesta digelar.
Penyebab kegagalan pesta pernikahan tersebut juga diluar ekspektasi si wanita hingga membuatnya sangat terpukul.
Video tersebut diunggah oleh salah satu akun TikTok dan viral di media sosial.
"Persiapan resepsi pernikahan sudah hampir 100 persen seketika sia-sia," tulisnya dalam video seperti dikutip Suara.com, Selasa (17/8/2021).
Ia mengaku sudah mempersiapkan pesta pernikahan impiannya sejak jauh-jauh hari.
Berbagai persiapan pernikahan sudah dilakukan dengan matang, mulai dari lamaran, foto prewedding dengan tiga konsep, bridal shower hingga sebar undangan.
Ia juga sudah menyebarkan bahan seragam untuk bridesmaid dan para bridesmaid yang diundang juga sudah selesai menjahit baju seragam yang diberikannya.
Bahkan, wanita itu juga sudah memesan konsep pelaminan, kue pernikahan, hingga mencoba gaun pernikahan dan model rambut yang akan dipakai di hari bahagianya.
Namun, di H-5 pesta pernikahannya tiba-tiba ia dipanggil ke kantor kecamatan di tempatnya tinggal.
Baca Juga: 87.000 Warga Palembang Jatuh Miskin saat Pandemi, Alokasi APBD Bansos Nihil
Pihak kecamatan ternyata memberikan surat pemberitahuan pencabutan izin pesta pernikahan karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"H-5 dipanggil ke kantor camat, diberi surat pencabutan izin resepsi pernikahan," ujarnya.
Ia mengaku sudah mengantongi izin menggelar pesta pernikahan jauh sebelum PPKM diberlakukan.
Ia juga sudah menyiapkan serangkaian protokol kesehatan di pestanya, mulai dari memberikan masker, membagi tamu di dua sesi hingga pengukuran suhu tubuh.
Akhirnya, ia memutuskan untuk tetap menikah dengan dekorasi sederhana di dalam rumah.
"Akad nikah di masjid cuma dihadiri 30 orang saja," timpalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah