Suara.com - Masyarakat Indonesia mesti tetap tersenyum, meskipun sedang kesulitan dan sedih akibat pandemi Covid-19, kata anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
Dalam keterangan tertulis, Ibas mengatakan kondisi pandemi saat ini memang membuat Ibu Pertiwi bersedih dan kesulitan ekonomi pasti dirasakan rakyat.
Meskipun berada di tengah kesulitan, dia mengajak masyarakat untuk tetap tersenyum sebagai bentuk kecintaan terhadap negara.
“Ingin melihat bangsa tetap tersenyum dalam persatuan dan kesatuan, tersenyum dalam kemajuan dan demokrasi yang beretika, dan tersenyum dalam sejahtera berkeadilan sosial,” ujar dia.
Ia tidak menampik bahwa masyarakat saat ini tengah mengalami kesusahan dan tertekan. Namun, kata Ibas, sejumlah kebijakan yang diberlakukan saat ini semata-mata untuk menekan laju pandemi dan menjaga masyarakat.
Selain itu, dia juga mengajak setiap elemen bangsa untuk terus bersatu dalam membangun negeri demi mewujudkan Indonesia yang aman, adil, demokratis, dan sejahtera.
Ia turut mengajak setiap pihak untuk terus bersatu membangun negeri, gotong-royong menangani pandemi COVID-19 serta bangkit bersama untuk memulihkan ekonomi.
Dengan solidaritas dan kerja keras, cita-cita besar bangsa menuju Indonesia yang aman, adil, demokratis, dan sejahtera akan terwujud, ujar dia.
Ibas menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. "Selamat Hari Kemerdekaan yang Ke-76 Republik Indonesia! Majulah negeriku, damai, bahagia, dan sejahtera," kata dia.
Baca Juga: Berkah HUT RI ke-76, Mantan Bupati Lampung Tengah Bebas dari Penjara
Berita Terkait
-
UPNVJ Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Ibas Dorong Mahasiswa Jadi Duta Perdamaian
-
Peta Politik Baru di Meja Bundar Munas PKS: Dasco, Utut hingga Cucun Duduk Satu Meja
-
Batas Sehat Ketergantungan dalam Budaya Kolektivisme Masyarakat Indonesia
-
Ditanya Nasib Kapolri, Ibas: 'Itu Presiden ya, Kita Buat Kondisi Lebih Tenang'
-
Wakili Ketum Partai Demokrat, Ibas Penuhi Panggilan Mendadak Prabowo di Istana Negara
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kasus Mens Rea Berlanjut, Polisi Segera Klarifikasi Pandji Pragiwaksono
-
Doa Ibu Jelang Sidang Vonis Laras Faizati: Semoga Anak Saya Bebas dan Hidupnya Kembali!
-
Profil dan Rekam Jejak Yaqut Cholil Qoumas, Eks Menag yang Kini Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Menanti Vonis Empat Hari Jelang Ultah ke-27, Laras Faizati: Hadiah Terbaik adalah Kebebasan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji
-
6 Fakta Kasus Yaqut Cholil Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!
-
Ikut Jadi Tersangka, Ini Peran Vital Gus Alex di Skandal Korupsi Kuota Haji
-
Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Janji akan Kooperatif