Suara.com - Aksi kurir yang mengantar paket sampai ke Ranu Kumbolo, Gunung Semeru menjadi viral. Sang kurir sampai ngos-ngosan saat mendaki sambil membawa paket tersebut.
Video itu menjadi viral setelah dibagikan oleh akun TikTok @edelweis.senja. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 4,7 juta kali dan mendapatkan 450 ribu tanda suka.
"Siapa ini yang minta dikirimin paket ke Ranu Kumbolo. Hayo ngaku, kasihan kurirnya tahu. #kurir #fyp," tulisnya sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (18/8/2021).
Dalam video, tampak kurir paket itu mengenakan seragam kerjanya. Ia tidak membawa bekal, minum, ataupun tas. Sang kurir hanya memakai topi perusahaan sambil membawa sekotak paket.
Ia kemudian mendaki membawa paket itu sambil ngos-ngosan. Sementara pendaki lain yang berada disana hanya bisa menyaksikan sambil terheran-heran.
"Kurir nganter paket ke rumah (tidak). Kurir nganter paket ke Ranu Kumbolo (iya)," tulisnya dalam keterangan video.
Perjalanannya mengantar paket rupanya masih panjang. Sang kurir kini terus berjalan ke jalur pendakian Gunung Semeru.
Ternyata, kurir itu mengantar paket untuk salah satu pendaki yang berada di Gunung Semeru. Pendaki penerima paket itu bernama Devi. Ia pun menyerahkan paket dengan layanan yang baik dan ramah.
"Paket, atas nama mbak Devi ya?" tanya sang kurir.
Baca Juga: Viral Bapak-Bapak ke Konter Cari HP Harga 500 Ribu, Aksi Penjual Bikin Terenyuh
"Iya, makasih ya," jawab penerima paket di Gunung Semeru.
Sontak, pengunggah video ini meminta agar gaji sang kurir dinaikkan. Pasalnya, sang kurir telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam bekerja, tanpa menurunkan standar layanannya.
"Tolong naikkan gaji mas kurir yang nganter paket sampai Gunung Semeru," desak @edelweis.senja.
Perjalanan kurir yang mengantar paket sampai Gunung Semeru menghebohkan publik. Warganet langsung menuliskan beragam pendapat mengenai video tersebut.
"Gak paham lagi sama kelakuan warga +62," komen warganet.
"Pasti isinya tenda, terus paket COD-an," tebak warganet.
Berita Terkait
-
Viral Bapak-Bapak ke Konter Cari HP Harga 500 Ribu, Aksi Penjual Bikin Terenyuh
-
Terpergok Seks di Tebing Curam, Ternyata Penyanyi Plus Dokter Muda Cantik
-
Bikin Tercengang! Viral Video Anak Bangsa Buat Instrumen Hari Merdeka Pakai Gelas Kaca
-
Viral Potret Nakes Gelar Lomba Tujuhbelasan, Balap Karung Pakai APD
-
Istri Sengaja Masak Makanan Asin, Reaksi Suami Pas Icip Bikin Jomblo Meringis
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak