Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang bapak-bapak pergi ke konter untuk beli HP dengan harga Rp. 500.000 viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok pada Jumat (13/8/2021) seorang penjaga konter HP menceritakan kisah seorang bapak yang hendak membeli hp dengan harga Rp. 500.000.
Sayangnya, di toko tempat ia bekerja tak menjual HP dengan harga tersebut. Ia lantas melakukan tindakan terpuji untuk menolong bapak tersebut.
"Bapak ini mau beli hp cuma bawa uang 500 ribu, sementara di toko tempat saya bekerja nggak ada hp harga segitu," ujar wanita tersebut dalam videonya, dikutip suara.com, Rabu (18/8/2021).
Wanita tersebut meminta tolong pada para warganet untuk memberi informasi terkait hp dengan harga di bawah 1 juta rupiah.
"Kalau kalian ada info mengenai hp di bawah 1 juta tolong kabari ya," tulisnya lagi.
"Saya minta tolong kebaikan teman-teman semua untuk bantu bapak ini ya. Fyi saya sudah izin bapaknya untuk share ini," lanjutnya.
Ia juga telah bertukar kontak dan alamat dengan si bapak agar bisa memberikan informasi terkait ketersediaan hp yang harganya terjangkau oleh bapak itu.
"Saya sudah minta alamat bapaknya dan beliau bilang kalau mau hubungi saya untuk menanyakan ketersediaan barangnya kalau sudah ada," lanjutnya lagi.
Baca Juga: Pamer Jajanan Cheeseburger, Pas Dizoom Publik Syok Lihat Isinya: Itu Test Pack?
Di video selanjutnya, banyak warganet yang meminta untuk diadakan penggalangan donasi bagi bapak tersebut.
Hingga akhirnya uang donasi untuk bapak tersebut membeli HP pun terkumpul. Ada juga pihak yang berdonasi HP.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagain besar dari mereka kagum dan tersentuh dengan kebaikan hati wanita tersebut.
"Terima kasih mbaknya sudah bantu bapaknya, semoga kebaikan mbak dibalas oleh Allah berlipat-lipat Aamiin," komentar salah seorang warganet.
"Saya punya hp nganggur kak, mau kasih ke bapaknya boleh?" sahut warganet lain.
"Open donasi aja yuk, aku yakin banyak orang baik," komentar warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral Pengantin Wanita Rewel Saat Dirias MUA: Ini Aku Bayar Rp 50 Juta Lho!
-
Bahagia Dapat Kado isi Balon Uang, Wanita ini Tak Berkutik Pas Dibuka Tiba-tiba Terbang
-
Niat Bikin Konten Pakai Motor Bergambar Barbie, Orang Ini Malah Berurusan dengan Polisi
-
Pamer Jajanan Cheeseburger, Pas Dizoom Publik Syok Lihat Isinya: Itu Test Pack?
-
Viral Momen Sopir Ojol Makan di Warteg Ditemani Istri Lewat Video Call
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura