Suara.com - Milisi Taliban yang terkenal garang menjadi sorotan belakangan ini. Setelah sebelumnya viral video mereka ketika bermain di Gym dan wahana bombom car, kini gaya busananya yang bikin banyak orang salfok.
Berdasarkan foto yang dibagikan akun Twitter @ragipsoylu, seorang anggota Taliban tampak bergaya hypebeast dengan busana rancangan desainer papan atas.
Pria berambut gondrong ini tampil dengan gaun oranye dari Gucci seharga USD 3.500 atau setara Rp 50 juta yang dipadankan dengan kacamata Ray Ban Julie senilai USD 161 atau Rp 2,3 juta.
Headband Supreme berharga ratusan dolar tampak mengikat kepalanya. Tak ketinggalan rompi army dari Urban Vest Rp 13 juta yang ia tumpuk di atas dress Gucci dan sebuah scarf seharga USD 230 (Rp 3,3 juta) mengelilingi lehernya.
Ia menggunakan sepasang sneaker di atas kaus kaki hitam Beymen senilai USD 230 (Rp 3,3 juta). Akun ini juga menyoroti cincin onyx dari Macy's yang disebut berharga USD 1143 (Rp 16 juta).
Postingan ini langsung dibanjiri komentar kocak, ada yang menyebut selera fesyen milisi Taliban ini level sultan, ada juga yang salah fokus dengan harga outfitnya.
"Pria mana di dunia ini yang berani memakai warna seperti itu? Mereka membuat gaya fesyen yang besar," tulis salah satu warganet.
"Harga kaus kakinya mahal sekali, apakah itu anti peluru?" tanya yang lain.
"Bayangkan, jika Afganistan/Kabul menjadi seperti Mekkah dengan fesyen. Alih-alih perang, mereka memproduksi kapas untuk ekonomi mereka, para wanita menampilkan gaun indah di peragaan busana & seluruh dunia akan mengagumi mereka dalam kunjungannya ke festival. Hidup selalu tidak adil bagi sebagian orang!"
Baca Juga: China Dituduh Bakal Tiru Cara Taliban Gulingkan Pemerintahan Afghanistan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi