Suara.com - Militer AS merilis beberapa foto tentara yang disetujui secara resmi saat membantu anak-anak dari warga yang berharap bisa melarikan diri dari Afghanistan.
Menyadur AFP Sabtu (21/08), seorang tentara dengan seragam dan senjata tergelatak di sisinya tampak tersenyum 'meleleh' saat melihat bayi yang ia timang dalam pelukannya.
Seorang rekan tentara lainnya tampak sigap, berdiri di belakang pria itu sambil menunjukkan posisi waspada.
Dalam foto lainnya, dua tentara wanita Amerika menggendong bayi di lengan mereka sambi dikelilingi rekan tentara lainnya.
Dari gambar berbeda, tampak salah satu tentara AS memberikan air kepada anak kecil yang kehausan.
"Inilah Amerika yang kita butuhkan," kata anggota kongres AS dan veteran militer Peter Meijer di Twitter tentang gambar tersebut.
Gambar resmi Pentagon menonjol di tengah kurangnya gambar yang diambil secara independen dari dalam bandara, di mana ribuan orang menunggu Jumat di tengah kondisi sulit untuk naik pesawat kargo C-17 AS menuju Qatar.
Di negara Teluk, mereka masih akan menghadapi berhari-hari menunggu untuk dibersihkan oleh pejabat imigrasi AS.
Sebelumnya, sebiah video yangmenunjukkan tentara AS menyelamatkan bayi melalui llawat berduri jua viral di media sosial. Juru bicara Pentagon, John Kirby mengatakan bayi itu sakit dan tentara membantunya mendapat pengobatan.
Baca Juga: Evakuasi WNI dari Afghanistan Sempat Terkendala, Menlu Retno Ungkap Kronologi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'