Suara.com - Sertifikat vaksin minimal tahap pertama menjadi syarat wajib Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk wilayah Jawa, Bali, dan Madura. Makanya, peserta tes CPNS wajib tahu cara daftar vaksin karena menjadi untuk syarat SKD 2021.
Syarat SKD CPNS 2021 tersebut juga berlaku bagi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah yang sama. Adapun cara daftar vaksin dapat dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi.
Namun, bagi kamu yang belum memiliki sertifikat vaksin tak perlu khawatir. Tujuh cara daftar vaksin untuk SKD CPNS Jawa, Bali, dan Madura ini gampang untuk diterapkan. Ikuti langkah-langkah berikut seperti dilansir dari pedulilindungi.id.
- Buat akun dan login pada laman pedulilindungi.id. Klik menu Pendaftaran Vaksinasi di beranda laman tersebut.
- Setelah klik Pendaftaran Vaksinasi tunggu hingga formulir pendataran keluar.
- Isi formulir berdasarkan kolom yang disediakan. Pastikan mengisi data dengan benar sesuai KTP meliputi nama, NIK, tanggal lahir, jenis kelamin, nomor ponsel, dan alamat lengkap termasuk kecamatan, kota, dan provinsi.
- Klik Selanjutnya jika data yang diisikan sudah benar.
- Teliti kembali data yang diisikan yang akan muncul di menu Konfirmasi Pendaftar.
- Apabila sudah yakin klik Ya, Lanjutkan.
- Masukkan kode verifikasi agar namamu tercatat sebagai penerima vaksin.
Sebelumnya peserta SKD CPNS wajib melakukan swab test PCR dengan jangka waktu maksimal 2 x 24 jam atau rapid test antigen dengan kurun waktu 1 x 24 jam. Tes tersebut harus menunjukkan hasil nonreaktif atau negatif Covid-19.
Di samping vaksinasi minimal dosis pertama dan hasil tes yang menunjukkan negatif Covid-19, BKN menyebutkan peserta SKD CPNS 2021 juga wajib menggunakan double masker yang terdiri dari masker tiga lapis ditambah dengan masker kain di bagian luar.
Panitia SKD akan mengatur jaga jarak minimal satu meter dan cuci tangan menggunakan sabun sebelum memasuki ruangan. Ruangan tempat pelaksanaan SKD CPNS 2021 akan diisi maksimal 30 orang. Hal ini tentunya untuk memudahkan pengaturan jarak.
Lebih lanjut, BKN berencana mengumumkan jadwal SKD CPNS 2021 paling lambat 2 September 2021 mendatang. Tempat tes adalah kantor BKN sesuai dengan pilihan saat pendaftaran.
Demikian cara daftar vaksin melalui PeduliLindungi untuk SKD CPNS 2021 di wilayah Jawa, Bali, dan Madura.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Kerap Muncul Kerumunan, Ini Syarat Wajib Gelar Vaksinasi Massal di Palembang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp610 Juta Hasil Pemerasan THR di Cilacap
-
Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla
-
Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China
-
Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Pungli THR Lebaran, KPK Bongkar Modus Pemerasan Rp750 Juta!
-
Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
-
Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump
-
Update Korban Perang AS-Iran 15 Maret 2026, Hampir 1000 Orang dan Ratusan Anak Tewas
-
Israel Bantah Isu Kematian Netanyahu, Akun Anaknya Mendadak 'Hilang' Misterius