Suara.com - Tim advokasi menyampaikan kondisi terbaru Habib Rizieq Shihab selama mendekam di Rutan Bareskrim Polri. Usai ulang tahun ke-56, Rizieq disebut masih dalam kondisi sehat dan banyak menerima ucapan selamat.
"Alhamdulillah kondisi Habib Rizieq Shihab sehat," kata salah satu kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar ditemui di PN Jakarta Timur, Jumat (27/8/2021).
Menurut dia, pada hari ulang tahunnya yakni 24 Agustus 2021 lalu, umat banyak memberikan ucapan selamat. Tak hanya itu, ia mengklaim umat memberikan kue ulang tahun terhadap eks pentolan FPI tersebut.
"Kemarin miladnya beliau masyarakat dan umat islam yang cinta sama beliau beberapa mengirimkan juga ya ada kue ada ucapan udah kita sampaikan," ujarnya.
Adapun Rizieq kekinian masih ditahan atas perkaranya di RS UMMI. Hal itu diketahui usaj masa penahanan Rizieq ditambah selama 30 hari ke depan. Sedianya pada awal Agustus 2021 Rizieq bisa saja bebas dari penjara lantaran masa penahanannya dalam perkara kerumunanan dianggap sudah dijalani.
Potong Tumpeng
Sebelumnya, eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab berulang tahun ke-56 pada Selasa (24/8/2021). Sejumlah tokoh ulama dari mulai Ketua Umum PA 212, GNPF Ulama melakukan potong tumpeng.
Berdasarkan pantauan Suara.com proses pemotongan tumpeng dalam rangka ulang tahun Rizieq tersebut dilakukan di aula Masjid Baiturrahman Saharjo, Jakarta Selatan, Selasa sore.
Pemotongan tumpeng ini diantaranya dilakukan oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif. Dalam acara tersebut juga turut hadir para ulama dan ustaz yang memang loyalis Habib Rizieq.
Baca Juga: Bela Ustaz Yahya Waloni, Kubu Rizieq Khawatir Isi Alquran dan Hadis Dinilai Penodaan Agama
Selain Slamet Maarif, terlihat sejumlah kuasa hukum Rizieq seperti Aziz Yanuar hingga Ichwan Tuankota. Ustaz Alfian Tanjung hingga Ketua GNPF Ulama M Yusuf Martak hadir di lokasi.
Tumpeng tampak dipotong lalu secara simbolis dibagikan kepada para tokoh ulama dan tamu hang hadir. Setelah itu, usai proses tersebut doa tampak dipanjatkan untuk Rizieq.
Adapun Aziz Yanuar turut menyampaikan ucapan dan doa terhadap Rizieq. "Kami dari tim kuasa hukum Habib Rizieq mengucapkan selamat milad kepada habib yang ke-56," kata dia.
Berita Terkait
-
Bela Ustaz Yahya Waloni, Kubu Rizieq Khawatir Isi Alquran dan Hadis Dinilai Penodaan Agama
-
Kubu Rizieq Satroni PN Jakarta Timur buat Protes: Kami Keberatan Atas Ketidakadilan!
-
Gambaran Habib Rizieq Selama Ini Salah, Syarifah Bongkar Fakta yang Sebenarnya
-
Anak Bongkar Sosok Asli Habib Rizieq, Ternyata Beda dengan Anggapan Selama Ini
-
Putri HRS Blak-blakan Bongkar Sifat Asli Sang Ayah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial