Suara.com - Ahli optik yang mendapatkan orderan cukup sulit baru-baru ini viral. Ia mengatakan ada pelanggan yang memesan kacamata dengan lensa minus 11.
Hal itu langsung membuat ahli optik menjadi panik. Ia membagikan momen panik ini lewat video yang diunggah dalam akun TikTok @bayeverywhere.
"Dapat orderan kacamata -11.00. Panik gak?" tulisnya sebagai keterangan video TikTok seperti dikutip Suara.com, Jumat (27/8/2021).
Dalam video, ahli optik itu menunjukkan proses pembuatan lensa kacamata. Ia mulai membuat pesanan lensa minus 11.
Ahli optik ini lantas menunjukkan lensa yang akan dilebur dan dientuk sesuai ukuran frame. Lensa tersebut sangat tebal karena disesuaikan dengan kebutuhan minus 11.
Selanjutnya, lensa dimasukkan ke sebuah alat untuk dibentuk. Ahli optik kemudian mulai memasukkan lensa itu ke dalam frame yang dipesan.
Adapun frame kacamata yang diinginkan pelanggan berbentuk kotak dengan warna merah muda. Ia pun sukses membuat kacamata minus 11.
Ahli optik ini lantas membagikan hasil pesanan sang pelanggan. Terlihat, ketebalan lensa kacamata itu sendiri memang membuat syok.
Hingga berita ini dipublikasikan, video telah disaksikan hampir 5 juta kali dan mendapatkan 296 ribu tanda suka.
Baca Juga: Akibat Terlalu Banyak Pakai Botox, Lihat Apa yang Terjadi dengan Wajah Perempuan Ini
Video itu juga ramai dikomentari warganet dengan beragam pendapat. Ada yang mengomentari pesanan pelanggan itu sampai menceritakan kondisi mata mereka sendiri.
"Minus 2,5 aja pusing banget kalau mau pakai sama lepas kacamata. Apalagi ini minus 11. Gak pusing?" tanya warganet.
"Minus 3 aja berasa buta gak pakai kacamata," tambah warganet.
"Gua minus 7 dah sengsara banget," curhat warganet.
"Mata minus itu gak buta, tapi ngeblur. Saya sih di rumah terus ya pakai ndak pakai kacamata gak terlalu menyiksa. Tapi kalau udah keluar rumah yang jauh harus pakai," cerita warganet.
"Seketika langsung menjauhi ponsel," celutuk warganet.
Berita Terkait
-
Akibat Terlalu Banyak Pakai Botox, Lihat Apa yang Terjadi dengan Wajah Perempuan Ini
-
Viral Polisi Beri Uang Anak yang Tinggal di Kolong Jembatan, Begini Respon Warganet
-
Video Viral Lelaki Borong Semua Dagangan Abang Roti, Ditonton Sampai 7 Juta Kali
-
Bagikan Video Transformasi Pakai Makeup, Wanita Ini Curhat Diejek Mirip Mr Bean
-
Viral Aksi Pemotor Curi Jemuran Jadi Sorotan, Warganet: Bikin Malu Dunia Permalingan Saja
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar