Suara.com - Sosok Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono kembali menjadi sorotan publik akibat pernyataan-pernyataan kontroversialnya.
Setelah sebelumnya menyebut Menko Luhut Binsar Pandjaitan, dengan nama penjahit, kini video lama yang memperlihatkan dirinya menghinda Gus Dur kembali viral.
Berikut ini deretan kontroversi Bupati Budhi Sarwono yang jadi sorotan publik, dirangkum suara.com dari berbagai sumber.
1. Menghina Gus Dur
Sebuah video lama yang memperlihatkan Budhi Sarwono, menyebut Gus Dur picek (tak bisa melihat) ramai jadi perbincangan publik. Video tersebut kembali viral usai diunggah oleh sebuah akun Twitter.
Dalam video berdurasi 23 detik itu, Budhi Sarwono bicara soal Gus Dur yang sempat menutup Departemen Penerangan dan Kementerian Sosial. Pernyataan dalam video tersebut diketahui disampaikan pada tahun 2019.
"Oh gini pak sekda, itu dinas yang lain ditutup kabeh bae. Bubarna kabeh nggo PU kabeh. Tak tandatangani saiki. Gusdur seng picek bae nutup dinas penerangan karo sosial. Apa maning wincin (Budhi Sarwono) seng matane melek. (Oh gini pak sekda, itu dinas ditutup semua aja. Bubarkan semua untuk dinas PU semua. Saya tandatangani sekarang. Gus yang matanya buta saja menutup Dinas Penerangan dan Sosial apalagi Wincin yang matanya bisa lihat)," kata Budhi dalam video tersebut, dikutip suara.com, Minggu (29/8/2021).
2. Sebut Luhut menteri Penjahit
Baru-baru ini, Budhi Sarwono juga menjadi sorotan publik akibat pernyataannya terkait Menko Luhut.
Baca Juga: Lucu Enggak Lucu! Viral Video Pria Bakar Bulu Ketek Kawannya
Dalam sebuah video, Budhi menyebut nama Menko Luhut dengan sebuta penjahit. Ia lantas meminta maaf pada publik terkhusus suku Batak karena telah menyebut salah satu marga Batak dengan cara yang tidak semestinya.
"Waktu PPKM Darurat itu 99 persen (BOR-nya), zoma merah hampir campur hitam. Setelah instruksi Mendagri dan sesuai saran Pak Presiden dan semua dijabarkan Menteri Penjahit Ruhut Penjahit, saya laksanakan instruksinya," ujar Bupati Budhi dalam potongan video tersebut.
3. Bolehkan warga gelar kegiatan selama pandemi
Terkait pandemi Covid-19, Bupati Budhi juga pernah menyampaikan pernyataan kontroversial. Ia mengizinkan warga Banjarnegara untuk menggelar beragam acara selama pandemi, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.
"Saya berpesan kepada masyarakat, pak bupati bertanggung jawab sepenuhnya untuk kegiatan pengajian, olahraga, kesenian, ebeg monggo jalan terus. Tetapi aja kelalen (jangan lupa) protokol kesehatan jangan sampai tidak dipakai," kata Budhi Sarwono dalam video tersebut.
Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik tersebut, Bupati Budhi juga meminta kepada warga dan kepala desa supaya melaporkan jika ada oknum yang menakuti terkait digelarnya kegiatan.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Limbah Medis Bekas Jarum Suntik Berserakan di Kota Bekasi
-
Viral Mantan Menteri Afganistan Antar Pizza di Jerman, Ulil: Kebebasan Hal Tak Ternilai
-
Pemuda Tinggal di Kolong Jembatan Gegara Tak Bisa Bayar Kos, Tindakan Polisi Tak Terduga
-
New Virmen: Viral Mahasiswa Dugem di Atas Ambulans hingga Balap Motor Antimainstream
-
Lucu Enggak Lucu! Viral Video Pria Bakar Bulu Ketek Kawannya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah