Suara.com - Baru-baru ini video keseruan siswa-siswa SMA saat bersekolah menjadi viral. Video ini menunjukkan momen kocak sepasang siswa yang pura-pura melakukan ijab kabul di kelas.
Aksi keseruan tersebut dibagikan oleh akun TikTok @deeyaasrg. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 7,5 juta kali dan mendapatkan 400 ribu tanda suka.
Dalam video, tampak sejumlah siswa SMA sedang mengadakan akad pernikahan. Namun, akad disini hanyalah pura-pura dan bercanda saja.
Sepasang siswa tampak menjadi pengantin. Mereka duduk berdampingan dengan memakai taplak meja sebagai kerudung pernikahan, yang dipakai di kepala.
"Taplak meja bau pipis kucing," tulis @deeyaasrg sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (29/8/2021).
Lalu ada seorang siswa yang berperan sebagai penghulu. Siswa ini mengenakan bendera Merah Putih sebagai sorban kepala.
Lalu ada siswa yang menjadi saksi dan memegang meja akad, sedangkan lainnya menjadi tamu undangan pernikahan palsu itu.
Siswa yang berlagak menjadi penghulu pun memegang tangan siswa yang berperan jadi pengantin pria. Pengantin pria itu tampak malu-malu mengucap ijab kabul.
Ia dibisiki teman lainnya yang mengucap ijab. Sedangkan siswi yang menjadi pengantin perempuan tampak menutupi wajahnya saking malunya.
Baca Juga: Puncak Bogor Macet Parah, Netizen: Orang Jakarta Pergi ke Bogor
Kocaknya, mahar yang digunakan dalam pernikahan palsu ini adalah kotak P3K. Hal ini diungkapkan oleh pengunggah video di kolom komentar.
"Maharnya kotak P3K," tulisnya.
Begitu cowok itu selesai mengucap ijab, siswa-siswa lainnya langsung bersorak. Mereka menghebohkan kelas dengan teriakan bahagia lantaran momen itu dinilai sah.
Beberapa siswa terlihat meloncat-loncat karena ngakak melihat momen itu. Ada juga yang memeluk cowok yang menjadi pengantin itu sebagai tanda bahagia.
Reaksi siswi yang berperan sebagai pengantin wanita itu sendiri justru terlihat tertekan. Kepalanya sampai dipegang oleh teman lainnya agar tidak kabur.
Sontak, momen itu dinilai sebagai perjodohan paksa oleh teman-temannya. Warganet yang melihat video itu juga langsung menuliskan beragam komentar kocak.
Berita Terkait
-
Puncak Bogor Macet Parah, Netizen: Orang Jakarta Pergi ke Bogor
-
Seluruh Wajah Nissa Sabyan Diperban Akibat Jerawat, Netizen: Kirain Sinetron Azab
-
CEK FAKTA: Foto Perempuan Afghanistan Berpakaian Modern di Tahun 1970, Benarkah?
-
Dua Bocah Minta Nomor HP Cowok Ganteng, Auto Syok saat Tahu Sosok yang Menyuruh
-
Begitu Sah, Aksi Pengantin Pria Ini Bikin Istri Teriak Kesakitan di depan Penghulu
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari