Suara.com - Aksi cewek yang curhat memakai high heels saat pergi ke bank menjadi viral. Pasalnya, ia malah berakhir insecure saat melihat gaya nasabah lainnya.
Pengakuan cewek itu dibagikan dalam video yang diunggah akun TikTok @iyasshhhh. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 540 ribu kali dan mendapatkan 17 ribu tanda suka.
"Isi rekeningnya banyak. #fyp," tulisnya sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Selasa (31/8/2021).
Dalam video, cewek ini sedang melakukan transaksi di customer service bank. Ia kemudian memamerkan dirinya yang memakai high heels.
"Aku yang sok gaya pakai heels cuma mau ke bank," tulisnya dalam video.
Cewek ini hanya menunjukkan high heels berwarna cokelat muda miliknya. Ia juga terlihat mengenakan celana hitam panjang seperti pekerja kantoran.
Saat hendak melakukan transaksi, cewek ini mengeluarkan uang pecahan Rp 2 ribuan. Kendati demikian, tidak diketahui apakah dirinya berniat menabung Rp 2 ribu atau tidak.
Cewek ini kemudian menunjukkan dirinya merasa insecure alias minder dengan penampilan nasabah lain. Ia diam-diam merekam nasabah yang sedang dilayani customer service disebelahnya.
Ternyata, nasabah yang membuatnya minder itu hanya mengenakan sandal jepit. Namun, cewek ini mengungkap nasabah bersandal jepit itu justru menjadi prioritas bank ketimbang dirinya.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan ke Ahli Waris Mantan Bupati Bekasi
"Ada nasabah priorotas bank cuma pakai sandal jepit," bebernya.
Cewek ini hanya bisa menebak-nebak uang dari nasabah itu. Ia pun membandingkan dengan dirinya yang cuma bisa bergaya memakai high heels ke Bank.
Curhatan sang cewek yang menunjukkan rasa minder bertemu nasabah sederhana menuai beragam komentar warganet. Ada yang mendukung penampilan cewek itu, ada juga yang mengungkap kesederhanaan orang berduit.
"Bukan cuma uang saja. Penampilan menggambarkan siapa dirimu. Gak papa uang sedikit yang penting penampilan bagus," dukung warganet.
"Kalau ke bank suka banyak yang pakai kolor, sandal jepit sambil bawa uang pakai kresek. Kebanyakan ya pedagang gitu setor hasil jualannya," beber warganet.
"Prioritas udah pasti tidak mengantri dan ditempatkan di ruangan khusus," sahut warganet.
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan ke Ahli Waris Mantan Bupati Bekasi
-
Disuruh Putar Balik, Viral Pemuda Marah-Marah ke Polisi: Aku Wonge Los!
-
Bank DKI Distribusikan KJP pada Penerima Baru Secara Bertahap Mulai Hari Ini
-
Istri Curhat Dijauhi Suami Gegara Kondisi Kulit, Isi Chatnya Nyesek
-
Viral Siswa Rambut Gondrong 'Dikerjai' Guru, Jadi Candaan Sekelas Sampai Kapok
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps