Suara.com - Pihak berwenang Zambia memusnahkan sedikitnya 10.000 dosis vaksin Covid-19 yang diklaim tidak memiliki izin dari otoritas kesehatan.
Menyadur Anadolu Agency Kamis (2/9/2021), pemusnahan puluhan ribu vaksin Covid-19 tersebut dilakukan oleh Zambia Medicines Regulatory Authority (ZAMRA) pada hari Rabu (1/9/2021).
ZAMRA menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 tersebut dijual dengan merek Hayat-Vax dan diimpor oleh Zambia Chrismar Earthmoving Equipment.
Juru Bicara ZAMRA Christabel Iliamupu mengungkapkan jika vaksin senilai 150.000 dolar atau sekitar Rp 2,1 miliar itu diproduksi oleh Gulf Pharmaceutical Industries di Uni Emirat Arab.
"Vaksin ini tidak ada dalam daftar vaksin yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia untuk penggunaan darurat," jelas Christabel Iliamupu.
"Importir tidak memiliki izin impor atau izin kefarmasian yang diperlukan untuk menjual, menyimpan, atau mengedarkan obat," sambungnya.
Pihak berwenang memperingatkan bahwa semua obat-obatan dan bahan terkait yang akan digunakan di Zambia harus diimpor melalui prosedur yang benar.
Negara berpenduduk hampir 20 juta tersebu telah melaporkan sudah memberikan lebih dari 585.000 dosis vaksin Covid-19. Sekitar 275.000 orang sudah mendapatkan dosis vaksin secara penuh.
Negara yang terletak di Afrika Selatan tersebut hingga saat ini telah melaporkan 206.522 kasus Covid-19 dan kasus kematian mencapai 3.605.
Baca Juga: Ayah Vicky Prasetyo Meninggal Dunia Pasca Terpapar Virus Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah