Suara.com - Satu Kedai pizza di Italia digerebek polisi setelah mencoba menyeludupkan kokain di makanan khas negara tersebut.
Menyadur Newsweek Jumat (3/9/2021), kasus tersebut terungkap ketika polisi di wilayah Lombardy menahan seorang pria 52 tahun yang membawa kokain dalam sekotak pizza.
Pria yang tidak diungkapkan identitasnya tersebut terpergok menyeludupkan satu paket kokain di sekotak pizza Margherita, Sabtu (28/8/2021).
Setelah temuan tersebut, polisi kemudian memeriksa sebuah kedai pizza di Giussano, provinsi Monza dan Brianza, Libero Quotidiano melaporkan.
Di kedai tersebut, Carabinieri kembali menahan seorang pria 38 tahun, diketahui warga negara Mesir, yang tak lain adalah pemilik kedai itu.
Selain menemukan kokain di kotak pizza, polisi juga menemukan 34 paket kokain dalam wadah garam, dan 21 gram di minuman sachet.
Polisi mengungkapkan, pihaknya menyita kokain senilai 3.000 euro atau setara Rp 50 juta, dua ponsel, dan uang tunai 700 euro (Rp 11,8 juta).
Il Giorno melaporkan, pemilik kedai pizza ditahan polisi di Monza karena terlibat perdagangan barang haram dan melawan petugas.
Kantor berita Italia Ansa mewartakan, kedai pizza tersebut memiliki kode khusus ketika pelanggan ingin memesan barang haram.
Baca Juga: Bukan Sertifikat Vaksin, Italia Gunakan Kartu Hijau Sebagai Syarat Perjalanan Masyakarat
Kedai pizza itu juga dilaporkan memiliki jalur khusus untuk mengirim obat-obatan terlarang tersebut kepada para pelanggan.
Polisi hingga kini masih menyelidiki sepenuhnya kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM