Suara.com - Pemotretan pengantin wanita baru-baru ini menjadi viral. Pasalnya, proses di balik pemotretan itu cukup antimainstream karena menggunakan cara tidak biasa.
Momem pemotretan ini dibagikan oleh akun @iissalonq2. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya disaksikan lebih dari 3,3 juta kali dan mendapatkan 183 tanda suka.
"Totalitas di balik layar," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Sabtu (4/9/2021).
Dalam video, pengantin wanita tengah melakukan pemotretan seorang diri. Ia duduk di pelaminan dengan pakaian adat pernikahan.
Pengantin wanita itu juga tampil mempesona dengan riasan di wajahnya. Ia kemudian berpose dengan diam, sementara fotografer menjepretnya.
Namun yang menjadi sorotan, pengantin wanita itu tampak mengalungkan ring light di lehernya. Padahal, penempatan ring light biasanya diletakkan di depan wajah.
Sontak, ring light itu menyinari wajah pengantin dari bawah. Riasan di wajahnya pun semakin terlihat cerah dan cetar.
Keunikan pemotretan ini masih terjadi. Salah seorang kru fotografer turut menambahkan efek asap ke arah pengantin wanita.
Hal itu dilakukan demi menciptakan kesan dramatis dan keindahan pada potret pengantin. Tetapi, cara yang digunakan untuk menghasilkan asap itu membuat melongo.
Baca Juga: Pembacok Pria di Warnet Sumut Ditangkap Polisi
Bagaimana tidak, asap itu berasal dari vape yang dihisap kru fotografer. Sang kru tampak berjongkok di bawah pengantin wanita, lalu mulai menghirup dan meniupkan vape ke arah wajah pengantin.
Pengantin wanita itu tidak hanya bercahaya lagi, namun ia juga berasap. Proses pemotretan itu juga ditonton sejumlah kerabat yang hadir.
Hasil pemotretan itu sendiri tidak diketahui. Fotografer mengatakan, ia masih berproses dalam melakukan pemotretan pengantin.
"Hasil masih proses ya gaes, kalau udah ada aku kasih list," tulis fotografer.
Warganet yang menyaksikan totalitas pemotretan pernikahan tidak biasa itu langsung ramai berkomentar. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai ngeri melihat cara tersebut.
"Gak kebayang, lagi asyik-asyiknya di foto, eh mbaknya kesetrum," komen warganet.
Berita Terkait
-
Pembacok Pria di Warnet Sumut Ditangkap Polisi
-
VIRAL WNA di Bali Gelar Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta Temukan Pemberi Racun ke 3 Anjing,
-
Masjid di Kalbar Dirusak Sekelompok Massa, Alissa Wahid: Masa Dibiarkan, Pak Jokowi?
-
Mau Potong Rambut Pendek tapi Takut Jelek? Coba Trik Viral ala Wanita Ini
-
Wanita Sakit Hati Dikomentari Mertua, Nangis Hanya Bisa Video Call Orang Tua
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi