Suara.com - Sesosok mayat perempuan ditemukan di salah satu kamar hotel Picasso Inn di Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (4/9/202). Polisi mengungkap motif pelaku membunuh korban karena tersinggung disebut bau badan.
Beredar di media sosial rekaman CCTV detik-detik pelaku pembunuhan seorang perempuan berinisial LD (21) pada Minggu (5/9/2021).
Rekaman tersebut diunggah oleh akun Instagram @Jurnalis169.
Terlihat pelaku datang seorang diri sambil memegang handphone. Pelaku terlihat masuk ke kamar hotel 1003.
Di hari yang sama pukul 13.00 WIB, petugas hotel menghubungi kamar hotel tetapi tak ada respon.
Petugas hotel kemudian memeriksa kamar dan masih menemukan barang-barang milik korban.
Petugas hotel kemudian menutup kembali kamar tersebut.
Pada pukul 15.00 WIB, pacar korban datang ke hotel untuk memeriksa keadaan korban lantaran tak bisa dihubungi sejak pukul 01.00 WIB.
Korban sempat meninggalkan pesan kepada pacarnya bahwa dirinya sedang melayani tamu sekitar pukul 01.00 WIB.
Baca Juga: Pembunuh Siti Maryam, Karyawati Hotel di Cilegon Pernah Jalin Hubungan dan Tinggal Bersama
Saat pacar korban masuk ke kamar 1003, LD ditemukan tewas dalam kondisi telentang tak berbusana di kamar mandi.
Polisi langsung datang ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku pembunuhan sudah berhasil ditangkap oleh anggota Kriminal Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan.
"Motif merasa tersinggung dan emosi karena dikatakan bahwa badannya bau dan kotor," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (6/9/2021).
Azis mengatakan korban dan pelaku tidak punya hubungan sebelumnya. Keduanya bertemu di kamar hotel tersebut setelah janjian.
"Korban dan pelaku tidak saling kenal, tapi berhubungan via Michat, kemudian ketemu pertama kalinya malam itu," kata Azis.
Tag
Berita Terkait
-
Pembunuh Siti Maryam, Karyawati Hotel di Cilegon Pernah Jalin Hubungan dan Tinggal Bersama
-
Soal Sanksi Denda Holywings Kemang, Kasatpol PP Jaksel: Tunggu Perintah Pimpinan
-
Viral 2 Maling Hanya Pakai Celana Dalam Bak Tuyul, Ambil Kotak Amal di Masjid
-
LBH Jakarta Minta Kasus Munir Ditetapkan Sebagai Pelanggaran HAM Berat
-
Pukul Wanita Gara-Gara Sakit Hati, Pria Asal Jogja Diamankan Polisi
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mantan Perwira Tinggi TNI: Memberantas Begal Itu Bukan Tupoksi TNI, Itu Tupoksi Kepolisian!
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim
-
Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel
-
Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati
-
Bukan karena Disembelih, 2 Kerbau Kurban di Kudus Tumbang Didor Polisi
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut