Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan rata-rata kekayaan anggota DPR RI dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN di KPK mencapai Rp23 miliar.
Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyebut hal tersebut diikuti anggota DPRD hingga DPD, rata-rata memiliki kekayaan dalam LHKPN mencapai Rp14 miliar.
"Tidak ada niat yang bilang bahwa kalau anggota DPR rata-rata Rp23 miliar itu orang DPR lebih kaya dari pada DPRD kabupaten kota, nggak," kata Pahala melalui kanal Youtube KPK, Selasa (7/9/2021).
"Tapi kira-kira masyarakat bisa menduga bahwa rata-rata kekayaannya Rp23 miliar anggota DPR begitu, diikuti oleh DPRD kabupaten/kota sekitar Rp14 miliar, lantas DPD dan selanjutnya," sambungnya.
Menurut pahala anggota legislatif yang memiliki rata-rata kekayaan tinggi, adalah mereka yang masih menjadi pengusaha.
"Saat yang sama ada juga nilai harta terendah. Yang menarik di antara Kementerian/Lembaga masih ada yang melaporkan bahwa hartanya Rp-1,7 triliun, jadi kami pikir Rp1,7 triliun minus pada saat yang sama tertingginya bisa sampai Rp8 triliun," ucap Pahala.
"Kalau yang pengusaha biasanya mengisi harga sahamnya saja, tapi bukan nilai perusahaannya berapa, sahamnya itu tercatat, itu saja yang dicatat," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi