News / Metropolitan
Kamis, 09 September 2021 | 15:37 WIB
Satu dari puluhan jenazah korban meninggal karena kebakaran di Lapas Tangerang berhasil teridentifikasi. Jenazah itu atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue berjenis kelamin pria, berusia 43 tahun. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Satu dari puluhan jenazah korban meninggal karena kebakaran di Lapas Tangerang berhasil teridentifikasi. Jenazah itu atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue berjenis kelamin pria, berusia 43 tahun.

“Korban teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan juga rekam medis dari yang bersangkutan,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono saat konferensi pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

Sementara Kapusinafis Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mashudi, menjelaskan dari proses identifikasi yang dilakukan ditemukan 12 titik kesamaan sidik jari jempol korban.

“Secara saintifik ini bisa diyakini kebenarannya bahwa itu adalah identik sidik jarinya (korban),” kata Mashudi.

Dari sidik jari itu kemudian dicocok dengan data Dinas Pencatatan Sipil. Kemudian dilakukan konfirmasi dengan keluarga korban.

“Identitas lengkap anak, istri orang tua dan sebagainya sama dan identik seperti apa yang kami lakukan pemeriksaan,” jelas Mashudi.

Di samping itu, proses identifikasi masih berlangsung hingga saat ini. Dari 41 jenazah yang dibawa ke RS Polri, telah ada 35 keluarga yang menyerahkan data. Kekinian sampel DNA yang telah terkumpul sebanyak 31 sampel.

Seperti diketahui, Lapas Kelas I Tangerang, Banten, terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari kemarin.

Setidaknya ada 43 orang yang meninggal dunia. Kemudian delapan orang mengalami luka berat dan 73 orang luka ringan.

Load More