Suara.com - Taliban akan mengizinkan 200 warga Amerika Serikat yang masih tertinggal di Afghanistan untuk meninggalkan negara tersebut.
Menyadur New York Post Kamis (9/9/2021), sedikitnya 200 orang yang terdiri dari warga AS dan Afghanistan tersebut masih terjebak di kota Mazar-i-Sharif.
Perwakilan Khusus AS Zalmay Khalilzad dilaporkan menekan Taliban untuk mengizinkan evakuasi dilakukan pada hari Kamis (9/9/2021).
Evakuasi tersebut akan dilakukan lebih dari seminggu setelah pasukan AS meninggalkan Afghanistan.
Laporan terbaru mengungkapkan bahwa enam pesawat berada di bandara Mazar-i-Sharif menunggu izin untuk berangkat, tetapi dihalangi oleh Taliban untuk pergi.
Setelah awalnya menyangkal jika Taliban menahan pesawat tersebut, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akhirnya mengakui.
"Sampai sekarang, Taliban tidak mengizinkan pesawat untuk berangkat. Mereka mengklaim bahwa beberapa penumpang tidak memiliki dokumen," jelas Blinken dari pangkalan udara AS di Ramstein, Jerman.
"Meskipun ada batasan untuk apa yang dapat kami lakukan tanpa personel di lapangan, tanpa bandara dengan prosedur keamanan normal, kami berupaya melakukan segala cara kami untuk mengeluarkan mereka," jelas Blinken.
Pemerintahan Joe Biden mendapat kecaman karena dianggap tidak berbuat banyak untuk menekan Taliban agar mengizinkan pesawat itu berangkat.
Baca Juga: PENTING! Berkaca Pada Insiden Lapas Tangerang, Begini Cara Evakuasi Saat Terjadi Kebakaran
Biden mengatakan masyarakat internasional dapat memberikan tekanan besar pada Taliban untuk mengizinkan evakuasi kembali dilanjutkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan