News / Nasional
Kamis, 09 September 2021 | 20:30 WIB
Ogah Demokrat Disebut Musuh Pemerintah, AHY: Kalau Kami Kritik Jangan Dianggap Perlawanan. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat pidato di HUT Demokrat ke-20. (tangkapan layar/istimewa)

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta Demokrat tak dianggap memusuhi pemerintah lantaran statusnya berada di luar koalisi pemerintahan saat ini. Ia juga mengatakan, kalau Demokrat melempar kritik tidak dianggap sebagai bentuk perlawanan.

AHY mengatakan, bahwa Demokrat ingin pemerintah sukses. Menurutnya, jika pemerintahnya sukses maka rakyat akan merasakan efeknya.

"Janganlah kemudian kita dianggap merusuhi upaya pemeirntah tersebut, kita memang berada di luar tapi kita juga Merah Putih karena kita ingin negara kita selamat. Kalau kita memberikan masukan kritik yang konstruktif, janganlah dianggap sebagai sebuah bentuk perlawanan," kata AHY dalam pidatonya di HUT Demokrat ke-20, Kamis (9/9/2021).

Menurutnya, walau memang mempunyai satu tujuan tapi tidak harus memiliki keseragaman dalam pemikiran. Ia kemudian menyinggung soal jalannya demokrasi di Indonesia.

"Demokrasi membuka ruang untuk perbedaan pemikiran tersebut dan kami ingin terus konsisten menyuarakan aspirasi rakyat, kita berkoalisi dengan akal sehat, dengan hati nurani dan juga pada akhirnya dengan suara rakyat yang sejatinya suara Tuhan," tuturnya.

Lebih lanjut, AHY berharap agar partainya bisa terus konsisten memperjuangkan suara-suara rakyat. "Mudah-mudahan partai demokrat dapat terus konsisten," tandasnya.

Di HUT yang ke-20 ini Demokrat melaksanakannya secara sederhana dan terbatas di Jakarta Convention Centre (JCC), yang juga akan diikuti secara virtual oleh lebih dari 10.000 kader Partai Demokrat di seluruh Tanah Air.

Load More