Suara.com - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) akan memberikan subsidi uang kuliah tunggal atau BLT UKT sebesar Rp 2,4 juta untuk mahasiswa yang terdampak Covid-19 mulai bulan September 2021 ini. Sasaran BLT UKT adalah mahasiswa di perguruan tinggi negeri (PTN) dan mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS). Anggaran yang disiapkan dari Kemdikbud Ristek untuk menunjang biaya UKT mahasiswa mencapai Rp2 triliun untuk sebanyak 419.605 mahasiswa.
Bantuan uang kuliah untuk mahasiswa ini akan diberikan sesuai besaran UKT atau at cost dengan batas maksimal Rp2,4 juta. Selisih UKT setelah mendapatkan subsidi menjadi kebijakan perguruan tinggi masing-masing. Adapun subsidi uang kuliah tunggal atau BLT UKT ini hanya menyasar pada mahasiswa PTN maupun PTS yang memenuhi kriteria sebagai berikut.
Syarat mahasiswa dapat BLT UKT:
- Merupakan mahasiswa yang aktif kuliah.
- Bukan sebagai penerima KIP Kuliah/ Bidikmisi
- Kondisi keuangan memerlukan bantuan BLT UKT pada semester ganjil tahun 2021.
Bagi mahasiswa yang sudah memenuhi syarat di atas, maka bisa daftarkan diri sebagai calon penerima bantuan BLT UKT Mahasiswa. Berikut ini adalah cara dapat bantuan BLT UKT.
- Mendaftarkan diri ke pimpinan perguruan tinggi masing-masing.
- Kemudian pimpinan perguruan tinggi akan mengajukan mahasiswa yang bersangkutan sebagai penerima bantuan ke Kemendikbud Ristek.
- Jika sudah disetujui, maka nantinya bantuan BLT UKT akan disalurkan Kemendikbud Ristek secara langsung ke perguruan tinggi masing-masing.
Selain subsidi uang kuliah atau BLT UKT Rp2,4 juta, mahasiswa juga akan mendapatkan bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud hingga 15 GB per bulan. Pencairannya juga dilakukan pada bulan September 2021 ini. Untuk bisa mendapatkan kuota internet gratis dari Kemendikbud bulan September 2021 ini, setiap mahasiswa wajib memenuhi syarat berikut.
Syarat dapat bantuan kuota gratis Kemendikbud:
- Terdaftar di PDDikti sebagai mahasiswa aktif ataupun sedang menuntaskan gelar ganda.
- Memiliki nomor ponsel yang aktif.
- Memiliki Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester berjalan.
Bantuan kuota internet gratis bagi guru, dosen, siswa, maupun mahasiswa ini disalurkan selama bulan September, Oktober, dan November 2021. Masing-masing periode akan disalurkan di setiap tanggal 11-15.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Viral Dosen Sering Block WA Mahasiswa, Jadi Tak Bisa Kumpulkan Tugas Hingga Telat Lulus
Berita Terkait
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Di Balik Persaingan Ketat dan Banyaknya Jalur Masuk ke Perguruan Tinggi
-
Ketika Pancasila Tak Lagi Dihafal, Tapi Dialami di Kelas
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Bansos 2026 Apa Saja Jenisnya? Ini Estimasi Jadwal Pencairan dan Cara Cek Penerima
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?