Suara.com - Rumah salah satu pendiri Google, Larry Page di Palo Alto terbakar pada Selasa malam. Menurut warga, bangunan itu diduga sebagai kantor rahasia Google.
Menyadur Daily Beast Minggu (19/9/2021), tetangga menuntut jawaban apakah rumah besar itu digunakan secara ilegal sebagai kantor bagi pekerja bidang teknologi.
Rumah yang memiliki nilai lebih dari USD 10 juta itu terbakar pukul 8:10 malam, setelah seorang wargamelihat masalah di kamera keamanan. Petugas damkar mengatakan pelapor melihat asap abu-abu di kamera pintu.
Tetangga mereka mendengar suara ledakan keras yang diyakini berasal dari jendela yang pecah.
Seorang tetangga mengatakan rumah itu sebagai kantor rahasia Google karena dimiliki oleh Larry Page atau mungkin Google itu sendiri dan digunakan bekerja pada siang hari untuk sekelompok kecil karyawan.
Catatan menunjukkan properti itu dimiliki oleh LLC yang berbagi dua alamat dengan yayasan keluarga Page, tapi tak jelas siapa yang tinggal di properti tersebut.
Seseorang mengatakan pada The Daily Beast bahwa Larry Page membeli rumah itu beberapa tahun yang lalu dan menggunakannya sebagai rumah tamu.
Pada saat kebakaran terjadi, tak ada satupun orang di rumah itu tapi dua petugas damkar menderita luka ringan. Larry Page dilaporkan memiliki banyak properti di Palo Alto yang terkenal sebagai lingkungan mewah.
Baca Juga: Dinyatakan Sembuh, Satu Napi Korban Kebakaran Dikembalikan ke Lapas Tangerang
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!
-
KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif
-
KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?
-
Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas
-
Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban
-
Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini
-
Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun
-
Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran
-
Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender