Suara.com - Viral di media sosial kisah seorang mahasiswi yang baru saja lulus kuliah dan berhasil mewujudkan cita-cita mendiang kedua orang tuanya.
Demi menghadirkan kembali sosok mendiang orang tuanya di momen wisuda, gadis tersebut meminta bantuan editor foto untuk mewujudkan keinginan tersebut.
Dalam sebuah cuitan akun Twitter sang editor, @pantungalimar, diperlihatkan chat dari mahasiswi tersebut yang isinya meminta bantuan agar sosok almarhum ayah dan almarhumah ibunya bisa hadir dalam foto wisuda.
Ingin orang tua hadir di foto wisuda
Dalam chat tersebut, mahasiswi itu mengaku ingin melihat sosok mendiang ayah ibunya ada di sisinya saat kelulusan.
Ia lantas meminta bantuan editor foto untuk menghadirkan kembali sosok mendiang orang tua di foto wisuda.
"Alhamdulillah aku udah selesai bang, aku pengen bapak dan ibu hadir," tulis mahasiswi tersebut dalam pesan yang dikirim, dikutip suara.com, Selasa (21/9/2021).
"Aku nggak punya foto bareng sama mereka. Tolong ya bang semoga dilancarkan seluruh usahanya dan diaminkan seluruh keinginannya, terima kasih bang, sehat selalu," lanjutnya.
Cita-cita almarhumah ibu
Baca Juga: Viral Suami Ajak Istri Cantik Masuk Surga saat Anak Sudah Tidur, Netizen Langsung Ngences
Mahasiswi tersebut mengaku berjuang lulus kuliah demi memenuhi cita-cita almarhumah ibu yang ingin salah satu anaknya mengenyam pendidikan tinggi.
"Ibu pengen salah satu anaknya ada yang kuliah, atas izin dan restu ibu aku ikut bimbel untuk persiapan ujian SBMPTN. Alhamdulillah ada peluang gratis," ujar mahasiswi tersebut.
Namun takdir berkata lain, saat ia sedang berjuang masuk perguruan tinggi, sang ibu sudah terlebih dahulu dipanggil oleh Sang Pencipta.
"Namun di tengah karantina bimbel itu aku dikabarin kalau ibu udah nggak ada. Akhirnya aku pulang sebagai penghormatan terakhir kepada beliau. Setelah pemakaman aku langsung balik ke karantina untuk mewujudkan keinginan ibu," ujarnya lagi.
Tanggapan Warganet
Melihat unggahan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku bangga sekaligus terharu dengan kisah tersebut.
Berita Terkait
-
Viral, Beras Mentah Jadi Cemilan Perempuan Ini, Ternyata Warganet Ikut Doyan
-
Viral! Kasih Makan Ikan Lele Pakai Seblak, Aksi Wanita Ini Bikin Ngakak
-
Beli Air Mineral di Papua, Pembeli Melongo Pas Tahu Harganya
-
Viral Suami Ajak Istri Cantik Masuk Surga saat Anak Sudah Tidur, Netizen Langsung Ngences
-
Sebut Terjerat Utang Pinjol Tak Bisa Dipenjara, Polisi Minta Masyarakat Lakukan Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!