Suara.com - Wakil presiden Suriname Ronnie Brunswijk bermain untuk tim yang ia miliki dalam pertandingan Liga CONCACAF, kompetisi yang setara dengan Liga Europa di Amerika Utara.
Menyadur Daily Mail Kamis (23/9/2021), pria 60 tahun ini adalah pemilik Inter Moengotapoe dan sekaligus menjadi presiden di klub itu. di menit terakhir pertandingan, turun ke lapangan dan melawan Olimpia pada Selasa malam.
Dia memilih jadi kapten tim dan bermain bersama putranya, Damian di stadion yang 'kebetulan' dinamai menurut namanya. Tapi dukungannya tak bisa mengelabui hasil pertandingan dengan kekalahan telak, 6-0.
Liputan stasiun televisi menunjukkan Brunswijk tak banyak bergerak dan hanya meneriakkan instruksi kepada rekan satu timnya. Ia juga tampak marah ketika rekannya tidak memberi bola untuknya.
Ia menjadi pemain tertua yang tampil di kompetisi antarklub internasional dengan usia 60 tahun 198 hari. lalu siapa Brunswijk dan mengapa sangat kontroversial di negaranya?
Ronnie Brunswijk adalah seorang pemimpin pemberontak untuk Komando Hutan selama Perang Dalam Negeri Suriname sekitar tahun 1980 hingga 1990-an.
Dia pernah diadili secara in absentia oleh Belanda pada tahun 1999 untuk perdagangan narkoba. Ketika menjadi Wakil Presiden Suriname tahun lalu, surat perintah Interpol untuk penangkapannya bahkan masih aktif.
Tapi Brunswijk sangat populer di Suriname dengan sebutan 'Robin Hood' karena kerap membagikan uang hasil kejahatannya pada orang miskin. Kadang, ia melemparkannya dari helikopternya.
Tahun 2002, ia membangun stadion Ronnie Brunswijkstadion berkapasitas 3.000 untuk Inter Moengotapoe tapi keterlibatannya dalam sepak bola sering kontroversial.
Baca Juga: Cari Saudara di Sleman, Mantan Kepala Polisi Suriname Ingin ke Indonesia
Pada tahun 2005, ia diskors karena dugaan mengancam beberapa pemain dengan pistol. Namun, itu kemudian dicabut karena kurangnya bukti. Dan pada 2012, Brunswijk diskors selama setahun setelah melecehkan wasit secara verbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!