Suara.com - Ada salah satu perkara yang umum ditemukan di dalam hubungan keluarga, yaitu ketika mertua ingin tinggal serumah dengan anak dan menantu. Apakah boleh menantu melarang mertua tinggal serumah?
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya memberi jawaban atas pertanyaan bolehkan menantu melarang mertua tinggal serumah.
Dilansir dari unggahan kanal YouTube Al-Bahjah TV, yang diunggah pada 24 Februari 2021, berikut ini adalah penjelasan Buya Yahya tentang menantu yang tidak suka jika mertua tinggal serumah dengannya.
Bolehkah menantu melarang mertua tinggal serumah?
Semestinya kita bangga kalau ternyata mertua kita lebih senang tinggal bersama kita. Menurut Buya Yahya, akan ada keberkahan jika istri atau suami bisa tinggal satu rumah dengan orang tuanya sehingga bisa berbakti.
"Kalau istri anda punya kesempatan untuk mengabdi kepada ibundanya lebih banyak, berarti istri anda orang berkah," jelas Buya Yahya.
"Pengabdian kepada mertuamu itu akan menjadikan sebab keberkahan dan menjadi sebab tumbuh suburnya cinta di pasanganmu," lanjut Buya Yahya.
Buya Yahya juga mengungkapkan keheranannya terhadap menantu yang selalu merasa gelisah jika kedatangan mertuanya. Buya Yahya kemudian memberikan pesan tegas bagi menantu yang melarang atau tidak suka jika mertuanya ingin tinggal serumah.
"Wah sakit ini menantu, salah pilih orang kayak begini, jangan sampai dengan mertua semacam ini. Hormati mertuamu, hargai mertuamu, itu keberkahan yang Allah kirimkan, berkah untuk istri anda," tegas Buya Yahya.
Baca Juga: Heboh Lesti Kejora dan Rizky Billar Akad Dua Kali, Ini Loh Hukumnya Menurut Buya Yahya
Buya Yahya juga menyampaikan bahwa dirinya harus tegas dalam perkara ini agar tidak ada lagi menantu yang tidak senang dengan mertua. Bahkan, jika mertua tersebut melakukan kesalahan, maka tetap tidak dibenarkan untuk membencinya.
"Bahkan walaupun mertua bikin ulah, tidak boleh kita merasa benci, tidak, mungkin kita sewakan tempat rumah sendiri, tapi kalau mertuanya enggak ada masalah baik-baik kok hati anda gelisah ini ada masalah," tegas Buya Yahya.
Nah, itulah penjelasan dari Buya Yahya tentang kasus menantu melarang mertua tinggal serumah. Jadi, kita sebagai anak atau menantu, tidak perlu merasa keberatan jika mertua ingin tinggal serumah.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan