Suara.com - Seorang perempuan di Argentina ditangkap polisi setelah diduga membunuh kekasihnya dengan cara melemparkan telepon genggam ke kepalanya.
Menyadur The Sun Jumat (24/9/2021), Roxana Adelina Lopez diduga telah membunuh pacarnya yang diketahui bernama Luis Guantay (23).
Perempuan 22 tahun tersebut diduga melemparkan telepon genggam ke arah kepala pacarnya berulang kali hingga menyebabkan luka serius.
Setelah terkena lemparan, Guantay mengeluh sakit kepala dan tidak nyaman hingga akhirnya harus dibawa ke rumah sakit di kota Salta.
Pria 23 tahun tersebut ternyata harus menjalani operasi karena mengalami cedera di bagian otaknya yang cukup parah.
Namun nasib berkata lain, setelah menjalani operasi Luis meninggal dunia.
Tak terima anaknya meninggal, ibunda Luis melaporkan Roxana ke polisi dan meminta mereka untuk mengambil tindakan.
Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak berwenang mengatakan jika Luis mengalami pukulan di bagian pelipis kanan dan menyebabkan luka hingga meninggal dunia.
Setelah didakwa, Roxana mengeluarkan pernyataan bahwa dia menyangkal tuduhan yang dilayangkan ibu korban.
Baca Juga: Tak Terima Dikenakan Biaya Tambahan Saat Servis HP, Penjaga Toko Malah Kena Pukul
Roxana mengklaim jika ia melemparkan telepon genggam sebagai bentuk membela diri setelah ia dipukul di bagian wajahnya.
Roxana kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Bulan lalu, pengadilan kota Tucuman, Argentina, membebaskan seorang perempuan dari dakwaan pembunuhan setelah mengklaim jika ia tega menusuk suaminya karena membela diri.
Jesica Osores dibebaskan setelah hakim memutuskan dia telah bertindak membela diri setelah mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama sembilan tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!
-
Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi