Suara.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in terkenal sebagai salah satu pecinta anjing dan meminta negaranya untuk menghidupkan tradisi larangan makan daging anjing.
Sekitar 1 juta anjing disembelih di negara Asia Selatan setiap tahun untuk dikonsumsi, meskipun praktik tersebut telah menurun karena orang Korea Selatan, termasuk pemimpin mereka, telah menjadi pemelihara anjing.
Sementara itu, para pecinta hewan telah lama menargetkan negara itu dan lainnya, termasuk China, mengeluarkan tuduhan jika beberapa anjing peliharaan dijual ke pasar daging anjing lokal.
"Bukankah sudah waktunya untuk mempertimbangkan dengan hati-hati melarang konsumsi daging anjing?" kata Moon Jae-in dalam pertemuan rutin dengan perdana menteri negara itu, Kim Boo-kyum, dilansir laman New York Post mengutip Agence France-Presse, Selasa (28/9/2021).
Moon Jae-in terkenal sebagai pemilik banyak anjing dan menyelamatkan satu ekor setelah menjabat pada 2017.
Tindakannya itu menunjukkan minatnya sebagai pecinta hewan. Anjing itu, Tory, sekarang menjadi salah satu dari beberapa yang tinggal bersama Moon Jae-in di kantor dan kediaman presiden Korea Selatan, Blue House.
Presiden juga dikatakan membuat rencana untuk meningkatkan protokol pengendalian hewan yang ditinggalkan di negara itu.
Hukum Korea Selatan saat ini melihat bahwa hewan peliharaan dilindungi dari praktik peternakan yang sangat kejam, tetapi tidak melarang konsumsi anjing itu sendiri.
Satu jajak pendapat oleh kelompok kesejahteraan hewan Aware menemukan bahwa langkah itu akan menjadi langkah yang cukup populer.
Diperkirakan 78 persen orang Korea Selatan percaya seharusnya ada larangan penjualan daging anjing atau kucing.
Baca Juga: Korea Selatan Akhirnya Bolehkan Anak dan Remaja Disuntik Vaksin COVID-19, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Penuh Strategi, 4 Pelajaran Penting yang Bisa Dipetik dari Drama Squid Game
-
9 Potret Transformasi Yoon Shi Yoon yang Lagi Ulang Tahun ke-35
-
Jumlah PO Album 'Attacca' Seventeen Tembus 1,4 Copy Hanya dalam Sehari!
-
Kill This Love Jadi MV Kedua BLACKPINK yang Sukses Tembus 1,4 Miliar Views
-
Rasakan Ketegangan Tunarungu Dikejar Pembunuh Berantai di Film Midnight
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru