Suara.com - Kerusuhan di penjara Guayaquil, Ekuador, menyebabkan 24 narapidana tewas dan 48 terluka. Bentrokan pecah antar geng di Lembaga Pemasyarakatan Litoral.
Melansir laman kantor berita Anadolu, Rabu (29/9/2021), akibat bentrokan ini, lima tahanan dipenggal kepalanya dan yang lainnya dibunuh dengan benda tajam, menurut pernyataan otoritas penjara.
Sejumlah besar unit polisi dan militer dikerahkan ke penjara untuk mengendalikan kerusuhan.
Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan banyak tahanan naik ke atap penjara dan terdengar suara tembakan serta ledakan.
Media lokal melaporkan kerusuhan bermula dari kericuhan antara anggota geng "Los Lobos" dan "Tiguerones".
Juli lalu, presiden Ekuador mengumumkan keadaan darurat di penjara-penjara setelah kerusuhan antar geng menyebabkan 22 narapidana tewas dan puluhan lainnya terluka.
Sekitar 38.000 tahanan saat ini menjalani hukuman di 60 lembaga pemasyarakatan di Ekuador yang hanya menampung 29.000 tahanan.
Kondisi ini kerap memicu kerusuhan di penjara.
Pada 24 Februari, setidaknya 80 tahanan tewas dalam kerusuhan yang terjadi secara bersamaan di fasilitas tahanan di tiga kota. (Sumber: kantor berita Anadolu)
Baca Juga: Anak Ada Trauma, Ahmad Dhani: Pernah Beberapa Kali Safeea Nangis di Ruang Tunggu Penjara
Berita Terkait
-
Aniaya Muhammad Kece di Rutan, Jendera Napoleon Terancam 5 Tahun Penjara
-
Anak Ada Trauma, Ahmad Dhani: Pernah Beberapa Kali Safeea Nangis di Ruang Tunggu Penjara
-
Sempat di Penjara, Ahmad Dhani Bikin Safeea Trauma
-
Ditahan Tanpa Proses Pengadilan, Tahanan Palestina di Penjara Israel Mogok Makan
-
Baru Saja Keluar dari Penjara, Penampilan Jennifer Jill Terkini Banjir Pujian
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia