Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 dan meningkatnya eskalasi politik, bergulir wacana melahirkan kembali Partai Buruh.
Partai Buruh yang disebut-sebut evolusi dari Partai Buruh (didirikan Muchtar Pakpahan dan Sonny Pudjisasono) ini diinisiasi oleh berbagai elemen serikat pekerja dan gerakan sosial di Indonesia yang selama ini merasa tak tertampung aspirasinya di DPR.
Salah satu pendiri Partai Buruh optimistis partainya bisa lolos semua persyaratan dan memiliki perwakilan di Senayan.
Seorang politikus dari partai pendukung pemerintah juga mengungkapkan keyakinannya, dengan basis pekerja yang begitu banyak, Partai Buruh bakal lolos ke Senayan.
Dalam pandangan analis politik, kunci kesuksesan Partai Buruh yaitu mampu mempersatukan para pekerja, "akan menjadi kekuatan yang bagus." Selama ini, kekuatan raksasa pekerja terpecah-pecah dalam sejumlah partai.
Pendiri Partai Buruh yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan, "Partai Buruh yang lama dibangkitkan kembali dan Partai Buruh yang baru ini siap mengikuti pemilu 2024."
Kelahiran kendaraan politik ini, kata Said Iqbal, di antaranya dilatari kekecewaan atas tak terakomodirnya kepentingan mayoritas buruh di DPR, "Puncaknya ketika pembahasan omnibus law Cipta Kerja."
Said Iqbal seorang aktivis yang dikenal dekat dengan lingkaran politik Prabowo Subianto. Dia menjadi pendukung Prabowo ketika pendiri Partai Gerindra itu maju menjadi calon presiden.
Partai yang bakal dideklarasikan Said Iqbal diyakini Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memiliki kans kuat untuk lolos parliamentary threshold jika mengikuti pemilu tahun 2024.
Baca Juga: Politikus Gerindra Sebut Partai Buruh Ada Peluang untuk Lolos ke Parlemen
Keyakinan Dasco, antara lain didasarkan pada basis pendukung Partai Buruh yaitu kelas pekerja lintas sektoral serta isu yang diperjuangkan yakni mengenai nasib buruh.
"Kalau lihat peluang si besar ya, karena dengan persyaratan empat persen PT itu harusnya bisa lebih dicapai Partai Buruh dengan basis pekerja Indonesia banyak sekali jumlahnya," kata Dasco di Senayan, Jakarta, Senin (4/10/2021).
Partai Gerindra yang dulu oposisi pemerintah dan sekarang menjadi pendukung setelah Prabowo dipilih Presiden Joko Widodo menjadi menteri pertahanan, mengapresiasi kelahiran Partai Buruh.
Partai Gerindra berharap kelahiran Partai Buruh bisa benar-benar menjadi kendaraan untuk menyalurkan aspirasi buruh Indonesia.
"Ada Partai Buruh bagus supaya aspirasi buruh bisa maksimal dari aspirasi sampai revisi UU, kami apresiasi kepada teman-teman pekerja dan saya ucapkan selamat berjuang menempuh jalan demokrasi," tuturnya.
Said Iqbal menjelaskan Partai Buruh didukung 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, serikat petani dan nelayan, forum guru honorer dan guru swasta, dan sejumlah organisasi gerakan sosial.
Berita Terkait
-
Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei
-
KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul
-
Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda
-
FSPMI dan Partai Buruh Bakal Gelar Aksi di Kemenaker, Tolak Impor Mobil Pikap dari India
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan