Suara.com - Hasil video suasana desa yang diambil menggunakan drone telah menjadi viral. Pasalnya, drone itu diterbangkan secara ekstrem sehingga membuat hasilnya begitu memukau publik.
Video ini dibagikan oleh akun TikTok @masbudchannel. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan dan mendapatkan 210 ribu tanda suka.
Awalnya, drone itu diterbangkan seolah-olah dari sudut pandang pengendara motor. Pasalnya, drone itu terbang rendah melintasi jalanan dengan cepat.
Sontak, sudut pandang itu terlihat seolah motor sedang melintasi jalanan. Namun, tiba-tiba drone berbelok secara ekstrem ke arah sungai.
Pemandangan ini tentu begitu mengejutkan karena seperti akan jatuh. Drone kemudian terbang cepat melintasi sungai. Di sini, terlihat sejumlah aktivitas warga pedesaan.
Seorang anak kecil tampak sedang buang air besar di sungai. Drone itu kemudian terbang ke arah jalan pedesaan. Di sana, terlihat beberapa ekor ayam di jalanan.
Drone tersebut terus terbang ke depan. Sejumlah bapak-bapak di pedesaan terlihat melambai ke arah drone dengan ramah. Drone lalu berputar secara ekstrem lagi ke tengah rumah warga.
Setelah menunjukkan rumah khas pedesaan, drone terbang ke jalan lain. Drone itu menunjukkan suasana desa yang begitu asri dan hijau penuh dengan pepohonan.
Hasil tangkapan video drone itu begitu menakjubkan. Warganet menuliskan beragam komentar kekaguman terhadap videografer yang mengendalikan drone tersebut.
Baca Juga: Auto Panik! Pria Ini Tak Sengaja Lubangi Taplak Meja karena Panci Panas
Mereka kagum melihat drone itu beberapa kali berputar dengan ekstrem, tanpa mengalami kecelakaan.
"Pernah crash gak sih mas? Mestine pilot handal pasti pernah ngalamin crash. Pen lihat videonya," komen warganet.
"Wah aku di bawa terbang diombang-ambing gini, takut jatuh," sahut warganet.
"Jangkauan dronenya jauh banget kak. Merek dan tipenya apa kak?" tanya warganet.
"Yang bisa makai drone hanya yang mempunyai sifat keburungan. Soalnya gak nabrak woy," celutuk warganet.
"Kupikir tadi naik motor nyebur ke sungai bang," timpal yang lain.
Berita Terkait
-
Auto Panik! Pria Ini Tak Sengaja Lubangi Taplak Meja karena Panci Panas
-
Viral Foto Hotman Paris Peluk Perempuan di Kolam Renang
-
Biar Nggak Mubadzir, Pria Ini Lakukan Hal Tak Terduga saat Lihat Makanan Sisa
-
Baru 15 Destinasi Wisata di Sleman yang Sudah Kantongi Sertifikat CHSE
-
Bikin Baper dan Perempuan Merasa Istimewa, Aksi Satpam Ini Jadi Viral
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!