Suara.com - Kisah cinta seorang wanita pengguna TikTok baru-baru ini mencuri perhatian. Wanita itu mengaku diputuskan oleh sang pacar gara-gara meminta uang panai cukup fantastis.
Berbagi melalui akun TikTok @nu*********uha, wanita itu mengabarkan bahwa keluarganya meminta uang panai dari calon pasangannya diduga sebesar Rp5 miliar.
Tapi permintaan itu agaknya tak sanggup dipenuhi sehingga sang pacar memilih untuk mengakhiri hubungan dengan wanita tersebut. Dia pun menceritakan pengalaman ini di TikTok.
Menurut caption wanita ini, uang panai yang diminta oleh keluarganya bukanlah perkara berat. Sebaliknya, dia menganggap hal itu adalah perkara yang mudah dan sepele.
"Diputusin doi gara-gara keluarga minta uang panai 5 M. Padahal ini kan perkara mudah (emoji tertawa)," begitu bunyi keterangan yang ditulis oleh wanita tersebut dalam videonya.
Wideo yang dibagikan pada Senin (4/10/2021) itu pun berhasil menarik perhatian banyak warganet. Selain ditonton lebih dari 2 juta kali, video ini juga mendapat belasan ribu komentar.
"Uang panai 5 M akan terasa masuk akal jika mba pintar, cantik, cerdas. Lah ini mah nyekek pihak laki-laki," kata seorang warganet.
"Buat cowoknya anda beruntung karena lebih milih pergi," komentar yang lain menambahkan.
"5 M selevel Cinta Laura si masuk akal," tutur lainnya.
Baca Juga: Dijauhi Guru dan Teman Sekolah, Begini Kisah Lauren Wanita Yang Pilih Jadi Mualaf
"Keknya sultan disuruh 1 M pun kalo ceweknya kek lu mereka bakal mikir lagi dah," sambung yang lain.
"5 M kalo dapetnya sekelas Maudy Ayunda mah gas, lebih pun gapapa dah," tulis lainnya menambahkan.
"5 M yang dimaksud mungkin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas," canda warganet lain.
"Uang panai itu sejenis mahar kah? Kalo iya, mintalah yang tidak memberatkan pihak pria tetapi tidak merendahkan pihak wanita," komentar warganet menasihati.
Sementara video ini sudah ditonton jutaan kali dan viral, pemilik akun TikTok @nu*********uha terpantau belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia