Suara.com - Beredar sebuah cuitan yang menunjukkan video seorang pasien yang disebut yang sedang membaca kalimat syahadat. Ia melontarkan narasi bahwa dalam video tersebut adalah 'Mama Egawati'.
Berikut narasi yang beredar:
"Bener enggak ya, kalau ini videonya mama Egawati yang lagi dirawat di RSPP dan katanya lagi belajar syahadat dituntun oleh perawat???"
Cuitan dari akun Twitter Qírαní (@_Qirani__ayr4) tersebut sudah ditonton lebih dari 9 juta kali. Lalu, benarkah klaim tersebut?
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id-- jaringan Media Suara.com, video tersebut bukanlah di RSPP. Vodeo direkam di Hospital Duchess of Kent (HDOK), Sabah Malaysia.
Pasien dalam video tersebut adalah Nur Laila, perempuan berusia 66 tahun yang mengucapkan dua kalimat Syahadat untuk memeluk islam. Pada video yang diambil pada 9 September 2021 itu, Nur Laila didampingi oleh tiga perawat.
Nur Laila sendiri adalah pasien Covid-19 yang tengah menjalani perawatan. Sebelumnya ia memeluk agama Kristen.
Menurut Firdaus Abdullah, putra dari Nur Laila menyatakan bahwa kondisi ibunya sudah membaik.
“Alhamdulillah dengan bantuan tiga jururawat, ibu akhirnya memeluk Islam dan kami adik-beradik sangat gembira sehingga meniteskan air mata. Kami juga meminta keadaan itu dirakamkan. Kesihatan ibu semakin baik. Kami lihat ibu semakin ada tenaga dan boleh duduk,” jelas Firdaus.
Baca Juga: Viral Tutorial Pria Pakai Helm Ditonton 8 Juta Kali, Poni Badai Jadi Sorotan
Kesimpulan
Dengan demikian, maka narasi yang beredar melalui cuitan akun Qírαní (@_Qirani__ayr4) dapat dikategorikan sebaga konten yang salah atau False Content.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Hadirkan 'Wajah Humanis', 1.060 Polisi Siaga Kawal Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR
-
Kerugian Negara Ditaksir Rp14 Triliun, Kejagung Mulai Lacak Aset 11 Tersangka Perkara Ekspor CPO
-
8.000 Personil TNI Dikirim ke Gaza untuk Misi Damai, Disebut Bakal Lucuti Hamas
-
Jadwal WFA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026: Tidak Potong Cuti Tahunan dan Upah Harus Utuh
-
Rano Karno Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir dan PKL: Itulah Uniknya Jakarta
-
Panglima TNI Rombak Besar-besaran: 12 Jenderal AD Dimutasi, Salah Satunya Jampidmil
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Bonatua Jadi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs Hari Ini
-
Membersihkan 'Telur-telur Busuk', Hashim Tegaskan Akan Ada Pejabat yang Dicopot Prabowo