Suara.com - Curahan hati seorang wanita yang geram karena tempat parkiran mobil di rumahnya digunakan untuk tempat parkir mobil tetangganya. Cerita tersebut dibagikan oleh akun Twitter @Sepurtartetangga baru-baru ini.
"Balada rumah kosong di Cluster," tulis pemilik akun sebagai keterangan unggahan seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (5/10/2021).
Wanita tersebut membeli sebuah rumah cluster. Rumah baru itu belum ia huni. Namun, Ia seringkali mengunjungi rumah tersebut setiap minggu.
Saat ia mengunjungi rumah barunya, ia selalu menjumpai mobil tetangganya terparkir di halaman rumahnya.
"Yang resenya ada tetangga yang mentang-mentang gue jarang nengokin rumah dia parkir di situ," cerita wanita tersebut.
Wanita tersebut masih memaklumi apabila tetangganya parkir di rumahnya sekali-kali. Sayangnya, tetangganya itu memarkirkan mobilnya hampir setiap hari.
Suatu hari, wanita tersebut menegur tetangganya dengan mendatangi rumahnya. Sayangnya, sang pemilik mobil tidak ada di rumah. Tampak hanya ada istri dan anak-anaknya di sana.
Sayangnya, mereka tidak bisa menyetir mobil. Akhirnya, mobil tersebut dipindahkan oleh suami dari wanita tersebut.
Meskipun sudah ditegur, wanita itu mengaku tetangganya tidak meminta maaf.
Baca Juga: Warga Banyuwangi Diteror Aksi Pencurian Celana Dalam Wanita
"Bapaknya pas udah pulang pun nggak ada inisiatif ke rumah buat minta maaf," ungkap wanita tersebut.
Membaca cerita itu, warganet memberikan beragam tanggapan. Beberapa dari mereka menuturkan pengalaman serupa.
"Makanye kalo beli rumah tu ditempatin gan wkwk," ujar warganet.
"Lha mirip jadi ngga tau kenapa tetangga gue parkir depan gerbang gue pisan sampe motor gue keluar pun ngga bisa. Terus rumahnya, katanya ngga ada yang bisa mindahin krn katany kuncinya d bw sm anakny yg ga tau kemana," ucap warganet.
"Kempesin aja ban mobilnya, nder," celetuk warganet.
"Carportnya di pasangin rantai aja, dan di gembok. Setinggi 50cm aja. Aku dulu juga gitu. Gak terlalu kelihatan pasang pagar, yg penting mobil gak bisa masuk," usul warganet.
Berita Terkait
-
Warga Banyuwangi Diteror Aksi Pencurian Celana Dalam Wanita
-
Bagian Sensitif Peserta Tes CPNS Depok Dipegang, Kasatpol PP: Tugas Sesuai Pedoman
-
Presiden RI Joko Widodo Tinjau Pameran Alutsista HUT TNI ke-76, Bermobil Golf Mini
-
Syok Lihat Mesin Mobil Mendadak Berisi Puluhan Buah Kenari, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Cegah Jamur Kaca Mobil, Begini Tips Sederhananya Setelah Terkena Hujan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!