Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang wanita menempelkan tulisan berisi informasi bahwa ia sedang hamil.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @atikayunii, Senin (4/10/2021) wanita tersebut menceritakan respons para pengguna jalan saat melihat tulisan di tasnya itu.
Wanita tersebut pun merasa sedih karena mendapat reaksi yang kurang menyenangkan dari para pengguna jalan.
Alasan menempelkan tulisan
Wanita tersebut mengaku menempelkan tulisan 'Saya sedang hamil, silahkan duluan' agar para pengguna jalan lain tidak membunyikan klakson terus menerus.
Dalam keadaan hamil ia hanya bisa mengendarai motor dengan pelan-pelan.
"Padahal sengaja nempelin ini di tas, biar orang yang dibelakang nggak klakson-klakson terus karena emang bawa motornya pelan-pelan," tulis wanita tersebut dalam videonya, dikutip suara.com, Rabu (6/7/2021).
Sikap pengguna jalan
Di luar dugaan, para pengguna jalan yang melihat tulisan tersebut malah bereaksi kurang menyenangkan. Beberapa pengendara motor geleng-geleng kepala melihat tulisan tersebut. Ada juga yang menertawakan.
Baca Juga: Miris! Susuri Jalan Setapak, Warga Bogor Ditandu ke Puskesmas
"Eh malah pada nyalip terus geleng-geleng kepala nggak tahu kenapa meraka begitu deh," lanjutnya.
"Ada juga bapak-bapak yang tiba-tiba ikut pelan di sampingku nanyain sengaja ditulis apa enggak, tapi sambil ketawa. Emang aneh ya?" pungkasnya.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengecam reaksi para pengguna jalan saat melihat tulisan tersebut.
Ada juga yang menilai tulisan dalam kertas yang ditempel di tas itu kurang jelas dan harus dilengkapi tanda baca agar tidak membuat orang salah paham.
"Maaf kak, saya pas pertama lihat, bacanya 'saya sedang hamil duluan', coba dibalik kata-katanya, 'silahkan duluan, saya sedang hamil,' maaf cuma saran," komentar salah seorang warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Tabung Oksigen Jatuh di RS, Pasien Panik Lari Kocar-Kacir
-
Beli Rumah Tak Berpagar, Wanita Geram Lahan Parkirnya Selalu Dihuni Mobil Tetangga
-
Bikin Geram, Pria Ini Sebut Perempuan Hanya Objek Hasrat
-
Respon Ancaman Mumtaz Rais Soal Stop Donasi, Gus Miftah: Stop Aja Emang Donasi Darimana?
-
Viral Pasien Sakit Tiba-tiba Bisa Lari Kencang Gara-gara Panik Tabung Oksigen Jatuh
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak