Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengklaim kasus penularan yang terjadi terhadap sejumlah atlet yang bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua sudah ditangani dengan baik.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan setiap atlet yang terdeteksi positif Covid-19 akan langsung diisolasi agar tidak menulari orang lain di arena PON XX Papua.
"Saat ini penanganan kesehatan tetap dilakukan sesuai pedoman yang disusun sebelum PON XX dimulai yaitu dengan segera memobilisasi kasus positif untuk isolasi/perawatan," kata Wiku ditulis Kamis (7/10/2021).
Nantinya, mereka yang positif juga diwajibkan melakukan karantina setibanya di daerah asal untuk memastikan tidak membawa virus ke daerah asal.
"Panitia terus memperketat skrining kesehatan dan segera pemerintah akan mempersiapkan mekanisme kepulangan partisipan acara untuk menjamin tidak membawa virus ke daerah asal," jelasnya.
Sebelumnya, 29 orang terdiri dari atlet, official, dan panitia PON XX Papua terdeteksi positif Covid-19, kasus tersebar di empat lokasi penyelenggaraan yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika.
"Ke-29 kasus tersebut terdiri dari Kabupaten Mimika 13 kasus, Kabupaten Jayapura tujuh kasus, Kota Jayapura enam kasus dan Kabupaten Merauke tiga kasus," ujar Juru bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule, Selasa (5/10/2021) malam.
Dia menyebut seluruhnya tidak bergejala hingga bergejala ringan berkat sudah divaksin, sehingga dalam kondisi yang baik di tempat isolasi terpusat di kota masing-masing.
Baca Juga: PON Papua: Empat Tim Bersaing Rebut Emas Terakhir Renang Artistik
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang