Suara.com - Seorang ibu melahirkan bayi dua bulan lebih awal di dapur pesawat ketika sedang dalam penerbangan dari London ke India.
Menyadur The Sun Minggu (10/10/2021), Maria Philip melahrukan bayi laki-laki ketika sedang dalam penerbangan ke Kochi, India selatan.
Maria mengaku jika sebenarnya usia kandungannya baru tujuh bulan, namun tiba-tiba dia merasakan air ketubannya pecah saat di dalam pesawat.
Maria mengungkapkan ia mulai merasakan kontraksi dan sakit perut ketika pesawat Air India yang ia tumpangi baru lepas landas pada 5 Oktober.
Kru Air India langsung membantu wanita tersebut dan untungnya ada dua dokter dan empat perawat yang ada di dalam perjalanan tersebut.
Berkat bantuan mereka, seorang bayi laki-laki lahir dengan selamat saat pesawat masih mengudara melintasi langit Bulgaria.
OnManorama melaporkan, awak kabin mengubah dapur menjadi ruang bersalin sementara dan mengumpulkan bantal dan pakaian untuk membantu wanita itu.
Pesawat kemudian mendaratan darurat di bandara Frankfurt, Jerman, untuk memberikan perawatan lebih lanjut kepada Maria dan bayinya. Air India berjanji akan menerbangkan mereka berdua pulang ke India ketika sudah cukup sehat. Akibat kejadian tersebut, pesawat mendarat di Kochi terlambat enam jam dari jadwal.
"Kami bangga kepada kru kami dan salut khusus kepada dokter dan staf medis di pesawat karena membuat ini mudah bagi ibu," jelas Air India dalam sebuah pernyataannya.
Baca Juga: Heboh, Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai
"Pesawat kami dilengkapi dengan semua peralatan medis yang diperlukan dan kru kami berpengalaman untuk menangani kemungkinan semacam ini," sambungnya.
Air India mengungkapkan jika pihaknya terus berhubungan dengan keluarga dan memberikan semua bantuan yang diperlukan.
"Segera mereka akan terbang pulang bersama kami. Semoga Tuhan memberkati bayi itu dengan kesehatan dan umur panjang," jelas Air India.
Insiden serupa pernah terjadi pada bulan Agustus. Seorang pengungsi Afghanistan bernama Soman Noori melahirkan saat berada di pesawat darurat Turkish Airlines ke Birmingham.
Perempuan 26 tahun tersebut melahirkan di wilayah udara Kuwait. Proses persalinannya dibantu sepenuhnya oleh awak kabin.
Pada bulan Mei, seorang wanita dalam penerbangan dari Salt Lake City ke Honolulu, Hawaii melahirkan di udara setelah tidak tahu dia hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
-
Truk Seruduk Pembatas Jalan di Casablanca, Rute Transjakarta 6D Terpaksa Dipangkas
-
KPK Tangkap Bupati Pati Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
-
Kena OTT, Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Dana CSR
-
156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras
-
BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan
-
Dilaporkan Hilang, Seorang Warga Karawang Ditemukan Tewas di Tengah Banjir
-
Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Hujan Ringan di Seluruh Wilayah
-
Cara Cek Rasionalisasi SNBP 2026 Agar Tidak Salah Pilih Jurusan