Suara.com - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap 11 pelaku begal. Mereka bisa beraksi di wilayah Bekasi dan Tangerang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut 11 pelaku ini terbagi dalam tiga kelompok.
Salah satu kelompok dipimpin oleh EH alias B. Pria ini membawahi empat anak buahnya yang masing-masing berinisial SP alias S, RH alias T, RA alias A dan A alias K.
"Ini yang berhasil kami amankan ada empat tersangka," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/10/2021).
Kelompok kedua, lanjut Yusri, dipimpin oleh remaja berinisial FM (17). Dia biasa beraksi dengan rekannya berinisial S alias B.
Salah satu aksi kejahatannya dilakukan di wilayah Pagedangan, Kabupeten Tangerang, Banten.
"FM ini adalah eksekutor, dia juga residivis di kasus yang sama," beber Yusri.
Raja Tega
Sedangkan kelompok ketiga dipimpin oleh MH. Dia membawahi lima rekannya yang memiliki peran sebagai joki hingga menyiapkan senjata tajam.
Baca Juga: Tipu CPNS Catut Nama Anies, Putri Nia Daniaty Bakal jadi Tersangka?
Kelompok ini ditakuti karena dikenal raja tega, yakni tak segan melukai korbannya. Salah satu aksi kejahatannya terjadi di Rawa Lumbu, Kota Bekasi.
"Ketika melihat ada korban melintas, kemudian dipepet. Apabila ada perlawanan, maka pelaku akan membacok korban," jelasnya.
Atas perbuatannya, belasan tersangka ini dijerat dengan Pasal 365 KUHP. Mereka terancam dengan hukuman pidana maksimal 9 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tipu CPNS Catut Nama Anies, Putri Nia Daniaty Bakal jadi Tersangka?
-
Dua Oknum Polisi Diduga Kawal Bagi-bagi Amplop Jelang Pilkades di Ranca Kelapa Tangerang
-
Anak Nia Daniaty Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Penipuan CPNS
-
Ngaku Dibegal hingga Disetrum Polisi, Aulia Ternyata Diperas Cewek Open BO
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar