Suara.com - Seorang wanita di Vietnam viral di media sosial setelah sengaja membakar sesajen di depan rumah orang yang meminjam uangnya.
Menyadur Remo News Senin (11/10/2021), insiden unik tersebut terjadi di distrik Hai Hoa, kota Nghi Son, provinsi Thanh Hoa.
Dalam video yang diambil pada Senin (6/10/2021) sore waktu setempat, terlihat wanita itu memakai gaun putih datang ke sebuah rumah bersama teman-temannya.
Wanita tersebut datang dan membawa dupa emas, bunga, sesaji. Setelah itu, ia membentangkan tikar dan duduk di depan rumah. Ia kemudian duduk bersila dan terlihat membaca doa.
Tak lama kemudian, wanita tersebut tampak didatangi petugas keamanan untuk membubarkan aksi wanita itu, namun ia duduk dan berdoa sembari menagih hutang.
"Saudaraku, aku sangat tidak bahagia, saya akan kembali menagih hutang, dia tidak akan meninggalkan saya sendirian, saudara," teriak wanita tersebut.
Ketika petugas polisi mencoba membubarkannya, wanita itu terus menolak dan berteriak. Ia bersihkukuh tidak melakukan tindakan apapun selain menagih hutang.
Menurut keterangan petugas, wanita bernama H itu datang untuk menagih hutang kepada pemilik rumah, yang berinisial NTH.
H kesal karena hutangnya tak kunjung dibayar meski sudah berulang kali ditagih. Hingga pada akhirnya ia datang ke rumah NTH, di Kota Nghi Son, dengan cara yang unik.
Baca Juga: Warga Myanmar Dilanda Bencana Kelaparan saat Covid-19 dan Gejolak Politik
"Karena hutangnya tak kunjung dibayar, dia pergi ke rumah pengutang tersebut untuk beribadah dan menagih hutang. Informasi yang tepat masih menunggu verifikasi polisi," kata penduduk sekitar kepada media lokal.
Ketika H berteriak-teriak, seorang laki-laki dari rumah itu, yang dikatakan sebagai debitur, bergegas keluar dan membalikkan persembahan.
Video aksi unik wanita tersebut langsung mengundang komentar warganet. Banyak yang mendukung, namun ada juga yang menyayangkan aksi wanita tersebut.
"Bahkan jika kamu memiliki hutang, kamu tidak boleh menagihnya dengan cara ini. Anda juga membawa persembahan ke pintu depan, menyebabkan kekacauan di jalan," tulis seorang warganet.
"Mengetahui bahwa kredit macet sangat membuat frustrasi, namun ada banyak cara lain, tidak boleh seperti itu," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend