Suara.com - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menjual dua bekas kapal induk masing-masing seharga satu sen kepada sebuah perusahaan pemecah kapal di Texas.
Menyadur US News Kamis (7/10/2021), Komando Sistem Laut Angkatan Laut AS mengonfirmasi jika dua kapal tersebut adalah USS Kitty Hawk dan USS John F. Kennedy.
Pejabat Angkatan Laus AS juga mengungkapkan jika kedua kapal induk bekas tersebut dijual dengan harga yang sangat murah, yakni satu sen.
"Nilai kontrak mencerminkan bahwa perusahaan yang dikontrak akan mendapat manfaat dari penjualan baja bekas, besi, dan bijih logam non-ferrous selanjutnya," kata juru bicara Komando Sistem Laut Angkatan Laut, Alan Baribeau.
Naval Sea Systems Command, suborganisasi Angkatan Laut AS, mengatakan telah menyetujui untuk menjual USS Kitty Hawk dan USS John F. Kennedy ke International Shipbreaking Limited (ISL), yang berbasis di Brownsville, Texas.
Proses pemecahan kapal bekas membutuhkan biaya yang cukup mahal, dan Angkatan Laut AS sebelumnya telah membayar cukup mahal kepada ISL untuk mendaur ulang kapal.
Kedua kapal induk tersebut diluncurkan pada tahun 1960-an dan mampu membawa puluhan pesawat tempur. USS Kitty Hawk dikerahkan dalam Perang Vietnam, dan USS John F. Kennedy terjun dalam Perang Teluk.
USS Kitty Hawk purnatugas pada tahun 2017 dan John F. Kennedy dinonaktifkan pada tahun 2009. Keduanya telah menghabiskan waktu di pangkalan Angkatan Laut AS setelah menjalankan tugasnya.
Menurut ISL, kapal-kapal itu akan ditarik ke Brownsville untuk dibongkar dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: Mental dari 400 Orang Terkaya di Amerika, Kekayaan Donald Trump Turun 5,7 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Jamdatun Narendra Gagal Hadir di Sidang Ekstradisi Paulus Tannos, KPK Ungkap Alasannya
-
Kecelakaan Maut di Palmerah, Pengendara Motor Hilang Kendali dan Jatuh Hingga Tewas di Tempat
-
Gus Ipul Instruksikan Jajaran Kemensos Kerja Berbasis Data dan Membumi
-
Menimbun Pangan atau Naikkan Harga Saat Ramadan? Bisa Dipenjara 5 Tahun Lebih!
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini