"Ayah bukan nelayan. Ayah dari dulu kerja sebagai kilang. Tapi setiap kali habis kerja, dia suka memancing dan menjala ikan. Dia tidak suka jalan-jalan ke mal atau melapak di mana-mana," jelas Eyza.
Ezya mengakui tidak tega melihat ayahnya memancing seorang diri. Apalagi, sang ibu juga sudah meninggal dunia akibat leukemia pada tahun 2003. Sejak itu, Eyza yang merupakan anak bungsu selalu menemani ayahnya memancing sampai pagi.
"Saya juga anak bungsu yang suka ikut ayah. Sejak dulu saya ikut sebab selalu khawatir keselamatannya. Kadang kala dia memancing waktu malam sampai subuh pun saya ikut," lanjutnya.
Karena itu, Eyza menjadi terharu saat bisa kembali menemani ayahnya memancing di usia tua. Menurutnya, momen itu begitu berarti dan berharga selagi ayahnya masih hidup.
"Kali ini, saya diberi kesempatan pergi mencari kepiting. Saya merasa senang karena sudah lama tidak pulang. Ini juga kebetulan ada urusan yang perlu diselesaikan. Saya rasa ini menjadi momen menghargai ayah selagi masih hidup," ungkapnya.
Ezya juga tidak menyangka video dirinya memancing bersama ayahnya itu menjadi viral. Ia mengakui terharu saat membaca beragam komentar mengenai hubungan ayah dan anak.
"Saya pun tidak menyangka orang akan melihat video saya. Tiba-tiba notifikasi banyak yang masuk, ramai dengan komentar senang melihat saya dan ayah menangkap kepiting," ujarnya.
"Banyak warganet yang juga mengingat ayah dan ibu masing-masing. Ada juga anak-anak nelayan yang komen. Rasanya membaca komentar mereka yang lahir bukan dari keluarga senang, saya pun begitu," sambungnya.
Terakhir, Eyza mengingat perkataan ayahnya yang selalu membekas di hatinya. Sang ayah selalu mengatakan jika dirinya hanya bisa memberikan makanan seafood yang segar.
Baca Juga: Viral Tenda Pernikahan Nuansa Oranye, Publik Kasihan Fotografernya: Vibes Alam Kubur
"Ayah pernah berkata, ini saja yang dia bisa berikan. Dia bisa memberikan makan seafood yang fresh," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral Tenda Pernikahan Nuansa Oranye, Publik Kasihan Fotografernya: Vibes Alam Kubur
-
Viral Video Pengumpul Barang Bekas Persiapkan Anak Salat di Masjid, Rapi dan Wangi
-
9 Potret Sudut Rumah Pejabat yang Puluhan Tahun Tak Terurus, Arsitekturnya Jadi Sorotan
-
Benda Asing di Atas Nissan Grand Livina Jadi Sorotan, setelah Dizoom Bikin Ngakak
-
Istri Temukan Harta Karun di Celana Suami, Saat Diberi Tahu Suaminya Minta Dibuang Saja
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M
-
Siap-siap Biaya Haji 2027 Naik! Hati-hati Pelayanan Jemaah Jadi Korban Jika Anggaran Dipangkas