Suara.com - Seorang gadis berusia 14 tahun dilaporkan terluka parah ketika dia dan seorang satpam sekolah ditembak pada Selasa (12/10/2021) di sebuah sekolah menengah di Chicago, Amerika Serikat.
Seperti dikutip dari CNN, Kepala Detektif Polisi Chicago Brian Deenihan dalam konferensi pers mengungkapkan penembakan itu terjadi saat jam pulang sekolah sekitar pukul 15.30 waktu setempat di Wendell Phillips Academy High School.
Deenihan menjelaskan saat itu satpam membuka pintu sekolah dan tiba-tiba ada pelaku di area jalan yang mulai menembak ke arah satpam.
Satpam tersebut ditembak beberapa kali dan peluru menembus pintu yang belum dibuka. Peluru tersebut mengenai seorang gadis.
Gadis tersebut dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis pada Selasa kemarin. Satpam sekolah yang berusia 45 tahun tersebut juga dibawa ke rumah sakit dan dalam kondisi sehat.
Aparat setempat belum tahu apakah penembakan itu ditargetkan. Polisi menambahkan tidak ada penangkapan saat itu.
Insiden penembakan tersebut terjadi setelah puluhan orang ditembak di kota Chicago selama akhir pekan.
Menurut Departemen Pemberitahuan Insiden Besar Kepolisian Chicago, 40 orang tertembak dalam 31 penembakan di Chicago selama liburan akhir pekan. Empat korban di antaranya tewas dalam insiden penembakan tersebut.
Secara keseluruhan, pembunuhan di Chicago naik 4 persen dan insiden penembakan naik 11 persen dibandingkan tahun lalu menurut statistik yang dirilis minggu lalu oleh Departemen Kepolisian Chicago. (Jacinta Aura Maharani)
Baca Juga: Dicegat Sehabis Antar Penumpang, Tukang Ojek di Papua Ditembak Pelaku Misterius
Berita Terkait
-
Brutal! Remaja Berondong Tembakan Sehabis Ribut di Kelas, 4 Siswa Luka-luka
-
Sidang Perdana Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Digelar Dua Pekan Mendatang di PN Jaksel
-
Dicegat Sehabis Antar Penumpang, Tukang Ojek di Papua Ditembak Pelaku Misterius
-
Teror Penembakan di Afghanistan, 3 Orang Tewas Termasuk Seorang Wartawan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?