Suara.com - Aktor Hollywood William Shatner menjadi orang tertua yang pergi ke luar angkasa, setelah terbang dengan kapsul sub-orbital milik perusahaan Amerika, Blue Origin.
Pria berusia 90 tahun itu, yang memerankan tokoh Kapten James T Kirk dalam film dan serial televisi Star Trek, lepas landas dari Texas bersama tiga orang lainnya.
Perjalanan Shatner dalam sistem roket yang dikembangkan oleh pendiri Amazon.com Jeff Bezos itu berlangsung selama sekitar 10 menit.
Pesawat mendarat dengan selamat tepat setelah pukul 10:00 waktu setempat (Rabu, 23:00 WIB).
Baca juga:
- Pulau 'mirip lokasi syuting Star Trek' tempat para astronaut bersiap pergi ke Mars
- Planet raksasa yang 'seharusnya tidak ada' ditemukan
- Miliarder Richard Branson berhasil terbang ke tepi angkasa luar
Para kru di atas pesawat merasakan periode singkat tanpa bobot ketika sampai di ketinggian maksimum tepat di atas 100km (60 mil). Dari sana mereka dapat melihat kelengkungan Bumi melalui jendela.
"Semua orang di dunia perlu melakukan ini," kata sang aktor asal Kanada kepada Bezos setelah mendarat kembali di Bumi. "Sungguh tak bisa dipercaya."
Ia menambahkan, sambil menangis: "Apa yang Anda berikan kepada saya adalah pengalaman paling berkesan. Saya sangat penuh dengan emosi setelah apa yang baru saja terjadi.
"Saya harap saya tidak akan pernah pulih dari ini. Saya harap saya bisa mempertahankan apa yang saya rasakan sekarang. Saya tidak ingin kehilangannya."
Baca Juga: Penerbangan Jeff Bezos ke Antariksa Sabet 4 Rekor Dunia Sekaligus
https://twitter.com/blueorigin/status/1448385762345488395?s=20
Tiga orang lainnya yang ikut ke luar angkasa bersama Shatner adalah Audrey Powers, wakil presiden Blue Origin; Chris Boshuizen, salah satu pendiri perusahaan satelit pencitraan Bumi Planet; dan Glen de Vries, seorang eksekutif di perusahaan perangkat lunak kesehatan Prancis Dassault Systmes.
Sebelum terbang, mereka diberi pelatihan selama beberapa hari, meskipun tidak ada hal penting yang mereka lakukan selama penerbangan selain menikmatinya. Sistem roket dan kapsul, yang diberi nama New Shepard, sepenuhnya otomatis.
Ketika kapsul mendarat di gurun Texas, ia segera dikerumuni oleh tim darat. Bezos sendiri membuka palka untuk mengecek apakah semua orang di dalamnya baik-baik saja.
Setelah perayaan dengan keluarga dan teman-teman, para kru kemudian berbaris untuk menerima pin astronot dari Blue Origin.
Ini adalah rombongan turis luar angkasa kedua yang dibawa New Shepard. Penerbangan pertama, pada 20 Juli, membawa Bezos, saudaranya Mark, remaja Belanda Oliver Daemen; dan penerbang terkenal Wally Funk.
Saat itu, Funk, yang berusia 82 tahun, mengklaim rekor sebagai orang tertua di luar angkasa -gelar yang sekarang telah berpindah ke Shatner.
Peluncuran ini dilakukan saat Blue Origin diklaim menjalankan budaya kerja yang toksik dan gagal mematuhi protokol keselamatan yang layak. Tuduhan yang sebagian besar anonim dari beberapa mantan karyawan dan karyawan aktif itu telah dibantah keras.
"Itu bukan pengalaman saya di Blue," kata Audrey Powers, yang bertanggung jawab atas operasi misi dan penerbangan.
"Kami sangat teliti, sejak hari pertama hingga sekarang ketika kami memulai penerbangan berawak kami. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami."
William Shatner barangkali adalah orang pertama yang pergi dari luar angkasa versi Star Trek ke luar angkasa betulan - tetapi dua rekannya dalam serial fiksi ilmiah itu bisa dibilang mendekati pencapaiannya.
Gene Roddenberry, kreator waralaba Star Trek, dan James Doohan, aktor yang memerankan tokoh Montgomery "Scotty" Scott dalam serial televisi orisinal pada tahun 1960-an serta film-film layar lebar yang mengikutinya telah meminta supaya abu mereka dikirim ke luar angkasa.
Peluncuran sistem roket Blue Origin turut menandai kebangkitan pariwisata luar angkasa baru-baru ini.
Sepanjang tahun 2000-an sejumlah tokoh terkenal dibayar untuk mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Tetapi penerbangan seperti ini, yang diselenggarakan di bawah perlindungan badan antariksa Rusia, dihentikan pada tahun 2009.
Sekarang, sektor ini tengah dihidupkan kembali, dan kali ini kelihatannya akan lebih tangguh, karena ada lebih banyak perusahaan swasta yang mengejar bisnis, dan ini seharusnya menurunkan harga bagi kumpulan pelanggan yang lebih luas.
Selain perjalanan New Shepard yang diselenggarakan oleh Jeff Bezos, pengusaha Inggris Sir Richard Branson menawarkan tumpangan di pesawat roket Virgin Galactic-nya.
Dan kemudian, tentu saja, ada Elon Musk, yang kapsul Dragon-nya akan mengirim orang ke orbit, untuk mengelilingi Bumi selama beberapa hari - seperti yang terjadi pada para kru Inspiration4 yang perjalanannya dibiayai secara pribadi bulan lalu.
Sementara Bezos hanya mengundang beberapa orang untuk terbang di New Shepard, ia menjual tiket untuk kursi lainnya. Dan sementara Sir Richard Branson mematok harga tiket (mulai $450.000; Rp6,4 miliar) untuk satu kali perjalanan, sang pendiri Amazon tidak mengungkap berapa biaya yang dibayarkan oleh orang-orang seperti Boshuizen dan de Vries.
Blue Origin merencanakan satu penerbangan awak lagi pada tahun ini, dan beberapa penerbangan awak pada 2022.
Berita Terkait
-
Blue Origin Sukses Luncurkan Misi Mars, Gendong 2 Wahana Antariksa NASA
-
Mau Liburan 11 Menit ke Luar Angkasa Seperti Katy Perry? Segini Biayanya
-
Ingin Terbang ke Luar Angkasa seperti Katy Perry? Segini Perkiraan Biayanya
-
Katy Perry Terbang ke Luar Angkasa Bawa Bunga Daisy untuk Putrinya, Ini Momen Harunya
-
Roket Blue Origin Milik Jeff Bezos Meledak saat Peluncuran Tanpa Awak
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi