Suara.com - Setiap perempuan akan mengalami menstruasi atau haid. Agar tubuh menjadi suci dan dapat beribadah, wanita perlu melakukan mandi wajib. Nah, bagaimana niat mandi wajib setelah haid?
Saat menstruasi, tentu saja kita tidak diperbolehkan melakukan ibadah sholat dan puasa. Jika melakukannya, kita justru berdosa dan ibadah yang kita lakukan tidak diterima oleh Allah SWT. Namun, setelah selesai haid kita bisa melaksanakan ibadah lagi dengan syarat membaca niat mandi wajib terlebih dahulu, dan mandi wajib sesuai dengan panduan.
Bacaan Niat Mandi Wajib setelah Haid
Seperti ibadah pada umumnya, saat mandi wajib kita diharuskan untuk membaca niatnya. Inilah yang membedakan antara mandi wajib dengan mandi biasa pada umumnya.
Kita boleh membaca niat mandi wajib ini dalam hati ataupun secara lisan. Bahkan bagi kalian yang belum hafal, niat mandi wajib ini juga boleh dibaca. Berikut bacaan latin niat mandi wajib setelah haid:
"Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbari minal Haidil Lillahi Ta’ala”.
Artinya: "Saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar dari haid karena Allah Ta’ala".
Landasan perintah mandi wajib sudah jelas di dalam Al-Quran, yaitu berada dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 6 dan Al-Quran surat An-Nisa ayat 43. Tata cara mandi wajib setelah haid adalah sebagai berikut:
- Membaca niat mandi wajib
- Membersihkan kedua tangan sebanyak 3x
- Membersihkan bagian tubuh yang kotor dengan tangan kiri
- Mengulang mencuci tangan
- Berwudhu beserta niat wudhu
- Membasuh kepala sebanyak 3x sampai ke pangkal rambut
- Memisah-misah rambut dengan jari
- Mengguyur seluruh tubuh
- Menggunakan sabun dan shampoo.
Saat mandi wajib setelah haid, sebaiknya menggunakan air yang suci dan membersihkan tanpa terkena kotoran yang bisa mengubah bau dan sifatnya. Mandi wajib ini hukumnya sebagai pengganti wudhu.
Baca Juga: Niat Mandi Wajib Lengkap dengan Penyebab dan Definisinya
Seluruh tubuh tanpa terkecuali harus terkena dengan air secara keseluruhan. Dan sebaiknya, tidak menggunakan tutup kepala saat mandi wajib setelah haid.
Itulah ulasan singkat seputar niat mandi wajib setelah haid, dan tata cara yang perlu dilakukan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi