Suara.com - Salah satu tatangan vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah berita palsu. Termasuk ajakan untuk tidak mengikuti vaksinasi.
Sebuah unggahan Instagram sempat membuat heran karena dengan terang-teranga melarang untuk tidak melakukan vaksinasi.
"Jangan vaksin," tulis akun @fotokermikindonesia pada instagram mereka.
Namun ketika slide kedua digeser, unggahan tersebut malah jadi plot twist.
"Layanan pembuatan kermik untuk batu nisan," tulis pada unggahan tersebut.
"Get your vaccines right away (dapatkan vaksin Anda segera)" tambah mereka.
Unggahan tersebut ternyata adalah iklan untuk pembuatan foto keramik batu nisan. Mereka mengibaratkan bahwa tak mendapatkan vaksin akan pesan foto keramik nisan kemudian.
Iklan tersebut mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
"Inilah lulusan S3 Marketing," tulis warganet pada kolom komentar.
Baca Juga: Viral, Kuli Bangunan Serang Petugas Vaksinasi Covid-19 di Bogor Secara Membabi Buta
"Ini sama aja nyuruh orang mati enggak sih," tambah warganet.
"Iklan yang jenius ini sih," komentar warganet.
"Ini baru iklan pintar," imbuh lainnya.
Vaksinasi memang menjadi salah satu jalan untuk mengakhiri pandemi. Selain mencegah risiko penuralaran, vaksin juga mengurangi potensi penyakit Covid-19 parah dan Long Covid.
Berdasarkan data klaim keperawatan pasien Covid-19 di rumah sakit pada periode Mei-Juli 2021 di Indonesia, efek perlindungan vaksin terhadap pasien Civid-19 yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap bisa melindungi 73 persen dari risiko kematian.
"Kalau pasien Covid-19 yang sebelumnya mendapatkan dosis pertama, 90 persennya ini sembuh, dan dari 96 persen yang mendapatkan vaksin dosis secara lengkap itu sembuh 100 persen. Yang belum vaksinasi sama sekali itu hanya 84 persen yang sembuh," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi secara virtual dalam acara Dialog Produktif Semangat Selasa, (27/7/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok